Syringe pump dan juga infusion pump adalah dua peralatan yang sudah tidak asing lagi dalam dunia media. Kedua peralatan elektromedik ini memiliki fungsi yang cukup vital, yaitu memasukkan cairan ke dalam tubuh pasien. Akan tetapi, syringe pump dan infusion pump adalah dua alat yang berbeda. Lalu Apa Perbedaan Syringe pump Dengan Infusion Pump
Walaupun memiliki nama dan fungsi yang hampir sama, kedua alat ini memiliki perbedaan. Perbedaan syringe pump dengan infusion pump antara lain:
- Infusion pump berguna untuk pemakaian selang infus sedangkan syringe pump memasukkan obat yang ada di dalam jarum suntik yang kemudian baru di masukkan ke dalam tubuh melalui pembuluh vena.
- Syringe pump sangat praktis karena memudahkan tenaga kesehatan seperti dokter atau perawat untuk memasukkan obat ke dalam tubuh karena sifatnya yang otomatis sedangkan infusion pump selalu terkendala adanya sumbatan cairan pada selang infus tersebut.
- Infusion pump menghitung tetesan per menit dan harus selalu di kontrol sedangkan Syringe pump tidak lagi perlu hitung tetesan cairannya.
Walau begitu, kedua alat ini memiliki fungsi yang sama yaitu sama-sama berguna untuk memasukkan atau memberikan obat atau cairan melalui pembuluh darah vena. Dengan adanya kedua alat ini pasien atau orang yang membutuhkan obat tersebut dapat menghindari konsumsi tablet atau pil karena terkadang pasien mengalami kesulitan dalam meminumnya. Alat ini adalah alat yang dapat digunakan untuk peralatan homecare atau dirumah namun pastikan dengan persetujuan dokter. Kedua alat ini hanya bisa anda dapatkan di toko atau perusahaan resmi yang khusus menjual alat kesehatan.
Fungsi Syringe Pump
Peralatan Syringe pump fungsinya sama seperti infus yaitu untuk memasukkan cairan obat ke dalam tubuh pasien secara teratur. Bedanya, pada peralatan syringe pump bisa di sesuaikan dosisnya dengan anjuran dokter. Volume dan waktunya pun bisa di tentukan. Dari jumlah cairan yang di masukkan ke dalam tubuh, biasanya dengan menggunakan peralatan syringe pump jumlahnya lebih sedikit di bandingkan dengan infus biasa. Karena sama-sama sering di letakkan di samping tempat tidur pasien, secara kasat mata sering di samakan dengan alat EKG (elektrokardiogram), yaitu alat untuk merekam aktivitas kelistrikan jantung dalam waktu tertentu dan di tampilkan dalam suatu grafik yang disebut elektrokardiograf.
Alat ini berfungsi untuk:
- Memberikan dosis obat secara akurat
- Sebagai peralatan yang dapat digunakan secara continue
- Sebagai alat memasukkan obat yang efektif
Prinsip utama dalam peralatan system syringe pump adalah memasukkan cairan berkala sesuai dengan perintah yang di berikan oleh sistem dengan kontrol dan keamanan yang sangat baik karena di lengkapi sistem alarm yang sensitif di titik-titik kritis sehingga tidak akan membahayakan pasien. Adapun diantara alarm yang terpasang yakni:
- Alarm untuk kemampatan
Alkan memberikan informasi jika ada bagian dari peralatan syringe pump mengalami kemampatan. Alarm akan berbunyi karena ada tekanan yang berlebih pada sistem pompa. Sensor pada alarm juga otomatis akan mematikan tindakan pemompaan hingga permasalahan kemampatan terselesaikan.
- Alarm untuk jumlah yang di masukkan
Dalam mengonsumsi obat, tentunya ada aturan mengenai jumlah yang harus di konsumsi. Hal ini agar pasien mengonsumsi obat dalam takaran sesuai dan tidak berlebihan.
- Alarm untuk mengetahui cairan yang hampir habis
Selain untuk mengetahui dosis yang tepat, juga alat ini akan sangat membantu karena memeri tahu bahwa cairan atau obat yang ada pada alat tersebut akan segera habis.
Berikut adalah model atau jenis Syringe Pump yang banyak di gunakan dalam dunia medis.
1. Syringe Pump Aitech SEP-10S

Peralatan Syringe pump tipe aitech SEP-105 memiliki fungsi seperti halnya syringe pada umumnya, yaitu memasukkan cairan ke dalam tubuh pasien. Tingkat akurasi syringe pump tipe ini kurang lebih mencapai 2%. Alat ini juga di lengkapi sensor alarm yang sensitif apabila terdapat kesalahan pada alat. Selain itu, alat ini juga memiliki kecepatan aliran hingga 1500 l setiap jamnya dengan volume limit mencapai 999 ml.
2. Syringe Pump Mindray SK 500 I

Peralatan Syringe pump satu ini adalah salah satu produk keluaran Mindray yang memiliki keunggulan mudah di operasikan. Tingkat keakuratan tipe ini kurang lebih 3% dengan ukuran sryinge 10/20/50 mm. Syrige pump mindray SK 500 I ini di lengkapi dengan sistem anti-bolus, drug library, volume alarm yang dapat di atur hingga pada tingkat 3, serta alarm indikator untuk kondisi tertentu.
3. Syringe Pump Mindray SK 500 II

Peralatan Syringe Pump Mindary SK 500 II memiliki keunggulan antara lain, mudah di operasikan, kalibrasi yang mudah, ringan, mudah di gunakan, serta bolus yang bisa di atur. Selain itu, alat ini memiliki layar LCD berwarna dengan ukuran yang cukup lebar, yaitu 3,5 inch. Tingkat keakuratan alat ini mencapai 3% dengan ukuran syringe 5/10/20/30/50 mm.
4. Syringe Pump OSP 500 mediMIG

Model syringe pump ketiga ini memiliki sensor alarm yang sangat sensitif jika terdapat kesalahan pada alat. Prinsip kerja syringe pump OSP 500 mediMIG berfungsi memasukkan cairan ke dalam tubuh pasien.
5. Syringe Pump SS700 Terumo

Sryinge pump jenis terakhir ini adalah prosukdi dari Terumo dengan tipe SS700. Alat ini di lengkapi dengan satu buah sryinge pump dan juga satu buah power cord. Selain itu, fitur lain yang di tambahkan dalam alat ini antara lain, moisture protection dan juga kompatibel dengan ukuran sryinge 5/101/20/30/50/60 mm.
Demikianlah lima model srynge pump yang banyak di gunakan dalam dunia medis. Membeli syringe pump sebaiknya di lakukan di distributor alat kesehatan terpercaya dan berpengalaman. Hal ini di lakukan agar syringe pump yang Anda beli terjamin kualitasnya dan sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) yang telah di tentukan. Salah satu distributor alat kesehatan yang sudah terpercaya adalah AGM Medica. Selain berkualitas, distributor alat kesehatan satu ini juga memberikan layanan purna jual dengan garansi pada setiap produk yang Anda beli.
