Berbicara mengenai alat kesehatan yang di gunakan untuk kepentingan pemeriksaan tertentu seperti mesin MRI tentu tidak akan lepas dari fungsi dan perbedaanya dengan fMRI. Meskipun Anda tetap bisa mendapatkan keduanya di distributor alat kesehatan AGM Medica yang tersedia di kota-kota besar seperti Bandung, Surabaya, atau Jakarta, Anda terlebih dulu harus memahami fungsi dan perbedaan keduanya.
Simak ulasan kami tentang perbedaan MRI dan fMRI berikut ini :
Functional MRI (fMRI) vs. MRI Scans
1. Magnetic Resonance Imaging (MRI)
Magnetic Resonance Imaging (MRI) adalah jenis pencitraan medis yang menggunakan medan magnet yang kuat untuk menghasilkan gambar organ di dalam tubuh. Tidak seperti jenis pencitraan lain seperti pemindaian CT (atau CAT) atau pemindaian PET, MRI tidak menggunakan sinar-X.
MRI di gunakan untuk mendeteksi atau menilai berbagai kondisi di banyak bagian tubuh. Misalnya, MRI otak dan sumsum tulang belakang dapat mengungkapkan bukti adanya penyakit berikut ini di dalam tubuh pasien:
- Kerusakan otak
- Stroke
- Kerusakan pembuluh darah
- Kanker
- Sklerosis ganda
- Cedera sumsum tulang belakang
Sedangkan Pemindaian jantung dan pembuluh darah mungkin menunjukkan:
- Kerusakan akibat serangan jantung
- Penyakit jantung
- Pembuluh darah tersumbat
- Struktur jantung tidak normal
Tulang dan sendi juga dapat di citrakan menggunakan teknologi MRI, yang akan mendeteksi:
- Kanker
- Kerusakan sendi
- Masalah dengan cakram di tulang belakang
- Infeksi tulang
MRI juga dapat di gunakan untuk mengevaluasi organ seperti hati, ginjal, payudara, pankreas, ovarium, dan prostat. Menjadikan alat kesehatan satu ini merupakan alat yang penting di rumah sakit dan biasanya hanya tersedia di AGM Medica distributor alat kesehatan Bandung atau kota sekitarnya.
2. Functional Magnetic Resonance Imaging (fMRI)
fMRI adalah bentuk khusus MRI yang di gunakan untuk memeriksa anatomi fungsional otak, artinya bagian otak mana yang menangani fungsi kritis. FMRI juga dapat mengukur perubahan kecil dalam aliran darah yang terjadi seiring waktu dengan aktivitas otak.
Pemindaian dapat membantu dokter menilai efek stroke atau kondisi lain yang memengaruhi otak atau sumsum tulang belakang. Ini juga di gunakan untuk mendeteksi kelainan struktural yang tidak dapat di deteksi dengan teknik pencitraan lain. Informasi dari fMRI membantu dokter menentukan pengobatan yang paling efektif atau menilai seberapa baik pengobatan yang di pilih akan bekerja.
Dengan demikian, alat kesehatan yang dapat didapatkan di distributor alat kesehatan di kota-kota besar seperti Bandung, Jakarta, maupun Surabaya ini akan sangat baik jika di tempatkan di setiap rumah sakit di Indonesia yang akan membantu seluruh masyarakat.

