PENYEBAB EPILEPSI YANG HARUS KITA KETAHUI

Pengertian

Penyakit epilepsi atau ayan merupakan kondisi yang dapat menjadikan seseorang mengalami kejang secara berulang. Epilepsi bisa menyerang seseorang ketika terjadinya kerusakan atau perubahan di dalam otak. Di dalam otak manusia terdapat neuron atau sel-sel saraf yang merupakan bagian dari sistem saraf. Setiap sel saraf saling berkomunikasi menggunakan impuls listrik. Pada kasus epilepsi, kejang terjadi ketika impuls listrik tersebut di hasilkan secara berlebihan, sehingga menyebabkan perilaku atau gerakan tubuh yang tidak terkendali. Bahkan, pada beberapa kasus, epilepsi bisa menyebabkan kejang di saat tidur. Kemungkinan besar ini terjadi karena adanya perubahan fase tubuh dari bangun ke tidur yang memicu aktivitas tidak normal di otak. Di samping itu, perbedaan kejang dengan epilepsi juga bisa di lihat dari penyebabnya. Kejang biasa terjadi akibat sel-sel saraf bekerja lebih cepat dan dengan kontrol yang kurang dari biasanya. Sementara penyakit epilepsi terjadi ketika ada gangguan pada otak.

Penyebab

  • Cedera pada kepala

Kejang yang menjadi salah satu gejala khas dari penyakit epilepsi terjadi akibat adanya aktivitas abnormal di otak. Nah, dari sini dapat di simpulkan bahwa adanya cedera di kepala, yakni lokasi otak Anda berada, bisa menjadi penyebab dari penyakit epilepsi. Anda bisa mengalami cedera kepala lewat kecelakaan kendaraan, terjatuh dari tempat tinggi, atau tertimpa benda berat di kepala. Kondisi ini di perkirakan menyerang 35 persen pada anak-anak dan 15 persen pada orang dewasa.

  • Adanya penyakit akibat infeksi

Infeksi pada sistem saraf dapat mengakibatkan aktivitas kejang. Ini termasuk infeksi pada meliputi otak dan cairan tulang belakang atau penyakit meningitis, infeksi otak atau ensefalitis, dan virus yang memengaruhi imun manusia (HIV), serta infeksi saraf dan imun manusia terkait yang dapat menjadi pemicu epilepsi.

  • Genetik

Meski jarang, mutasi gen yang di wariskan dari orangtua bisa menyebabkan epilepsi pada keturunannya. Itu artinya, seseorang yang memiliki anggota keluarga dengan penyakit epilepsi, memiliki kemungkinan terkena penyakit yang sama. Biasanya, penderita epilepsi yang di latarbelakangi oleh gen akan menunjukkan gejala-gejalanya lebih awal. Entah itu ketika masih bayi, anak-anak, atau di usia remaja.

  • Masalah pada otak

Selain cedera kepala, penyebab penyakit epilepsi lain yang mungkin terjadi adalah kerusakan pada otak akibat stroke dan tumor otak. Penyakit stroke di ketahui jadi pemicu utama epilepsi pada orang dewasa yang berusia 35 tahun ke atas. Stroke sendiri adalah kondisi pembuluh darah di otak yang pecah atau adanya gumpalan yang menghalangi suplai darah ke otak. Tubuh Anda mengalami kejang sebanyak satu kali setelah stroke terjadi.

  • Usia

Epilepsi umumnya terjadi pada anak kecil dan manula. Biasanya anak kecil yang baru berusia 1 atau 2 tahun akan mengalami ayan atau kejang akibat epilepsi. Setelah usia seseorang mencapai 35 tahun ke atas, tingkat kasus baru epilepsi yang mulai muncul pun meningkat.

Jual alat kesehatan

Bagi anda yang sedang mencari alat-alat kesehatan, anda bisa mencarinya di berbagai distributor alat kesehatan yang menyediakan berbagai perlengkapan kesehatan. Dan untuk anda yang sedang berada di daerah yogyakarta anda bisa menghubungi AGM Medica Yogyakarta. Untuk mendapatkan informasi alat kesehatan yang lebih lengkap. Karena di AGM medica Yogyakarta anda bisa berkonsultasi terlebih dahulu sebelum membeli alat yang anda inginkan. Dan terdapat juga garansi setiap pembelian alat kesehatan di AGM Medica yogyakarta. | Distributor alat kesehatan yogyakarta

error: Content is protected !!
Customer Service