PENGERTIAN APD DAN CARA PENGGUNAAN

Alat Pelindung Diri di singkat APD adalah suatu alat yang mempunyai kemampuan untuk melindungi seseorang yang fungsinya mengisolasi sebagian atau seluruh tubuh dari potensi bahaya di tempat kerja. Alat pelindung diri adalah peralatan yang di pakai untuk melindungi pekerja dari kecelakaan atau penyakit yang di sebabkan oleh adanya kontak dengan bahaya potensial di lingkungan kerja, baik yang bersifat fisik, kimia, maupun biologis. Cakupan paparan termasuk pernapasan, kulit, mulut, mata, dan telinga seperti suara yang sangat kencang. Alat pelindung diri juga di perlukan untuk melindungi pekerja dari bahaya tanggap darurat, misalnya akibat bencana alam.

 

Alat Pelindung Diri untuk Mencegah Potensi Bahaya di Lingkungan Kerja

Memberi perlindungan bagi pekerja dengan menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat adalah kewajiban perusahaan. Beberapa hal yang dapat di lakukan perusahaan meliputi:

  • Mengganti atau memodifikasi peralatan dan bahan yang berbahaya
  • Menghilangkan, mengganti, atau merancang ulang faktor-faktor yang bisa menjadi potensi bahaya
  • Mengubah cara dan proses kerja yang berpotensi menimbulkan bahaya

 

Fungsi APD

Fungsi utama dari APD sendiri yaitu untuk melindungi para pekerja dari berbagai ancaman risiko dan bahaya ketika bekerja. Namun, fungsi APD sendiri sebenarnya berbeda-beda sesuai dengan jenis APD itu sendiri. Sebagai salah satu syarat penting dalam penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, maka Alat Pelindung Diri (APD) di golongkan ke dalam tiga jenis, yaitu APD bagian kepala, APD bagian tubuh dan APD bagian anggota tubuh lainnya. Pada kasus virus corona sendiri, APD sangat berguna untuk melindungi diri dan mencegah dari penularan virus corona. Di mana, penularan virus sendiri bisa terjadi melalui droplet atau air liur pasien yang terinfeksi virus corona. APD yang di gunakan tenaga medis sendiri bernama hazmat suit. Hazmat yang merupakan singkatan dari “Hazardous Material” ini memang sengaja di desain untuk melindungi pemakainya dari zat-zat atau pun bahan yang akan membahayakan tubuh

 

Jenis-Jenis Alat Pelindung Diri

Berikut adalah beberapa jenis alat pelindung diri tersebut tergantung pada fungsinya :

  • Alat pelindung telinga

Alat pelindung telinga terdiri dari berbagai jenis, seperti sumbat telinga (ear plug) atau penutup telinga (ear muff). Kedua jenis pelindung telinga ini berfungsi untuk melindungi telinga dari polusi suara atau tekanan udara.

  • Alat pelindung tangan

Pelindung tangan atau sarung tangan berfungsi untuk melindungi jari-jari tangan dari api, suhu panas atau dingin, radiasi, arus listrik, bahan kimia, benturan atau pukulan, tergores benda tajam, dan infeksi.

  • Pakaian pelindung

Pakaian pelindung berfungsi untuk melindungi tubuh dari suhu panas atau dingin yang ekstrem, paparan api dan benda panas, percikan bahan kimia, uap panas, benturan, radiasi, gigitan atau sengatan binatang, serta infeksi virus, jamur, dan bakteri.

  • Pelampung

Pelampung di gunakan oleh pekerja yang bekerja di atas air atau di permukaan air supaya bisa mengambang dan tidak tenggelam. Pelampung ini terdiri dari life jacket atau life vest. Penting untuk di ingat bahwa penggunaan alat pelindung diri sangat penting untuk melindungi diri dari kecelakaan kerja. Namun, sayangnya masih banyak pekerja yang enggan memakai APD dengan alasan tidak nyaman, repot, berat, atau sesak.

 

Jual APD

Bisa anda dapatkan dengan harga terbaik di AGM medica Yogyakarta. Kami adalah distributor alat kesehatan terlengkap dan termurah. Menjual berbagai macam produk alat – alat medis untuk kebutuhan rumah sakit dan klinik dengan kualitas terjamin. Tersedia Jual APD murah berkualitas bisa anda dapatkan di toko kami. Segera hubungi kontak kami untuk informasi produk lebih lengkap, harga terbaru dan untuk pemesanan. Kami siap melayani semua keperluan dan kebutuhan anda.

error: Content is protected !!
Customer Service