Penyebab Rambut Rontok Parah dan Cara Mengatasinya

penyebab rambut rontok parah

Rambut rontok setiap hari adalah hal yang wajar. Namun, jika Anda kehilangan lebih dari 100 helai rambut per hari, Anda perlu berhati-hati. Dengan mengetahui penyebab rambut rontok berlebihan dan cara pencegahannya, Anda bisa terhindar dari risiko kesehatan. 50 hingga 100 rambut rontok per hari masih dianggap normal. Seharusnya tidak menimbulkan masalah atau menyebabkan rambut Anda rontok dengan cepat. Alasannya adalah rambut baru tumbuh untuk menggantikan rambut yang hilang.

Namun, jika rambut rontok terlalu banyak, terutama jika pertumbuhan rambut terganggu atau terhenti, kepala akan kehilangan mahkotanya untuk sementara atau selamanya. Yuk, ketahui penyebab rambut rontok parah berikut ini!

Penyebab Rambut Rontok Parah

Rambut rontok berlebihan (lebih dari 100 helai per hari) adalah kondisi medis yang dikenal sebagai rambut rontok telogen. Rambut ini tampak bersih di kepala, sehingga rambut tidak muncul di satu area (pitak). Alhasil, rambut Anda akan terlihat lebih tipis secara keseluruhan. Kondisi ini bisa muncul setelah stres atau kecemasan fisik, baik fisik maupun emosional. Secara umum, rambut berlebih dan pertumbuhan rambut dapat di sebabkan oleh:

  1. Stres seperti pengangguran, perceraian, penyakit serius dalam keluarga, dll.
  2. Stres fisik, seperti persalinan atau kerja berat
  3. Ada perubahan hormonal, seperti yang terjadi saat hamil, setelah melahirkan, dan saat menyusui.
  4. Kekurangan nutrisi, seperti protein dan zat besi, pada orang yang kekurangan gizi
  5. Menderita infeksi serius, alopecia areata, penyakit tiroid, infeksi jamur pada kulit kepala, penyakit autoimun dan penyakit tertentu seperti sifilis.
  6. Efek samping obat-obatan seperti pil KB, suplemen vitamin A, antidepresan, dan hormon
  7. Anda mengalami demam, tekanan darah tinggi, atau sedang dalam pemulihan dari suatu penyakit.
  8. Berat 9 kg atau lebih Anda baru saja sembuh dari penyakit.
  9. Anda menerima perawatan medis tertentu, seperti kemoterapi atau terapi radiasi.
  10. Kebiasaan menggunakan produk perawatan rambut dengan bahan yang kuat seperti pewarna rambut dan pemutih, atau menggunakan hair dryer.

Kerontokan rambut yang berlebihan atau telogen dapat terjadi pada pria dan wanita dari segala usia. Namun, wanita lebih sering mengalaminya, terutama saat mengalami perubahan hormonal. Kerontokan rambut yang berlebihan biasanya dimulai 1 hingga 2 bulan setelah stres atau sakit.

Mengatasi Penyebab Rambut Rontok Secara Berlebihan

Terkadang kerontokan rambut yang berlebihan tidak memerlukan perawatan khusus. Rambut dapat tumbuh kembali dan menjadi lebih tebal dalam beberapa bulan, terutama jika akarnya menyebabkan atau menyebabkan kerontokan rambut yang berlebihan. Namun, beberapa area rambut berlebih mungkin memerlukan perawatan. Konsultasikan dengan dokter kulit untuk penanganan yang tepat. Jika kerontokan rambut merupakan tahap yang memerlukan penanganan khusus, dokter mungkin akan merekomendasikan pengobatan, pengangkatan sebagian kulit kepala, laser penumbuhan rambut, atau operasi rambut.

Pencegah Rambut Rontok Parah

Pencegahan dapat di lakukan untuk mencegah rambut berlebih menjadi tidak sehat. Salah satunya adalah membatasi penataan pada panas dan bahan kimia, seperti menyetrika, mengeriting, atau mewarnai. Ingatlah untuk selalu menggunakan kondisioner setelah mencuci rambut untuk melindunginya. Selain itu, jangan mengepang atau mengikat rambut atau menyisirnya saat masih basah. Rawat rambut dan tubuh Anda sekarang untuk menghindari rambut berlebih.

Makanan Untuk Rambut Rontok

Selain perawatan rambut, kondisi ini bisa di kontrol dengan pola makan yang tepat. Makanan tertentu di ketahui dapat meningkatkan pertumbuhan rambut. Berikut beberapa makanan yang baik untuk rambut rontok.

Minyak Ikan

Banyak jenis ikan yang mengandung asam lemak esensial, termasuk omega 3 dan vitamin D. Diantaranya adalah tuna, mackerel, dan salmon. Ikan berminyak adalah sumber protein, selenium, dan vitamin B yang baik, yang semuanya berkontribusi pada kesehatan rambut.

Telur

Telur mengandung protein, biotin, selenium, dan zinc sehingga mengandung banyak nutrisi yang di butuhkan tubuh, termasuk rambut. Biotin dan vitamin B dalam telur penting untuk kesehatan rambut. Penelitian telah menunjukkan bahwa asupan biotin yang tidak mencukupi dapat menyebabkan kerontokan rambut.

Sayuran Hijau

Sayuran hijau seperti bayam mengandung vitamin A, zat besi, beta-karoten, asam folat, dan vitamin C. Kekurangan zat besi di kaitkan dengan kerontokan rambut.

Stroberi

Menurut Healthline, kandungan vitamin C dalam buah beri membantu produksi kolagen atau protein untuk menguatkan rambut dan mencegah rambut kusut. Selain itu, vitamin C membantu tubuh Anda menyerap zat besi dari makanan. Zat besi yang rendah dapat menyebabkan kehilangan darah, yang dapat menyebabkan kerontokan rambut.

Ubi Jalar

Ubi jalar merupakan sumber beta-karoten yang baik. Tubuh Anda mengubah bahan kimia ini menjadi vitamin A, yang membantu menjaga kesehatan rambut. Penelitian telah menunjukkan bahwa vitamin A dapat mempercepat pertumbuhan rambut sekaligus melindungi folikel rambut dari kerusakan.

Alpukat

Alpukat merupakan sumber vitamin E, yang dapat meningkatkan pertumbuhan rambut. Dalam sebuah penelitian, orang yang mengalami kerontokan rambut mengalami pertumbuhan rambut hingga 34,5% setelah mengonsumsi suplemen vitamin E selama 8 bulan. Vitamin E juga melindungi kulit dari kerusakan. Kulit kepala yang rusak dapat menurunkan kualitas rambut.

Kacang-Kacangan

Makanan untuk rambut rontok selanjutnya adalah kacang-kacangan. Kacang-kacangan mengandung vitamin B, seng, dan asam lemak esensial. Kekurangan nutrisi ini dapat menyebabkan kerontokan rambut.

 

Itulah informasi tentang penyebab rambut rontok parah dan cara mengatasinya. Jika anda membutuhkan informasi jual alat kesehatan, jangan lupa untuk menghubungi kami.

 

error: Content is protected !!
Customer Service