Anda pasti sangat familiar dengan infus bukan? Jika anda pernah mengunjungi rumah sakit, sudah bisa di pastikan bahwa anda pasti sudah pernah mendengar atau bahkan melihat alat infus. Lalu, pernahkah anda bertanya-tanya tentang bagaimana cara menggunakan infus pump dengan benar? Yuk, simak ulasan berikut untuk informasi lengkapnya!
Tentang Infus dan Fungsinya
Infus adalah alat yang di gunakan untuk memberikan cairan obat melalui tabung yang di tempatkan di pembuluh darah. Adapun Infus di gunakan untuk menggantikan cairan atau elektrolit atau nutrisi dalam tubuh pasien. Infus yang di gunakan harus di periksa terlebih dahulu, setiap 4 jam sekali. Mengapa volume infus pasien harus dipantau? Karena cairan infus di rancang untuk mengurangi risiko infeksi dan keseimbangan cairan dalam tubuh pasien. Oleh karena itu, cairan dalam infus harus di kontrol. Perawat pasti akan bolak balik untuk cek infus Adakah cara yang lebih praktis untuk mengontrol brewok untuk mengatasi masalah ini? Saat ini terdapat salah satu alat yang dapat di gunakan untuk mengontrol infus pada pasien yaitu infus pump dengan berbagai bentuk dan jenis.
Apa Itu Infus Pump?
Pompa infus adalah alat medis yang di gunakan untuk berbagai keperluan untuk memberikan cairan kepada pasien seperti infus obat, antibiotik atau nutrisi. Berbagai jenis pompa infus di gunakan, pompa infus atau pompa infus di gunakan untuk menanamkan obat, nutrisi, dan antibiotik ke pasien melalui sistem peredaran darah pasien. Biasanya di gunakan untuk infus intravena. Namun, tidak hanya itu, area subkutan, epidural, dan arteri juga sering menggunakan pompa infus. Pompa infus berfungsi sebagai kontrol cairan atau alat manajemen yang mungkin tidak dapat di lakukan oleh perawat secara manual.
Tujuan utama penggunaan pompa infus adalah untuk memproduksi cairan sesuai dengan kebutuhan pasien dan mencegah pasien menumpuk kelebihan cairan. Alasan mengapa Anda harus menggunakan pompa infus dapat di temukan dalam alasan berikut:
- Air Sensor, dapat di gunakan untuk mendeteksi adanya gelembung udara pada infus. Jika terdapat gelembung udara di dalam infus, maka membahayakan nyawa pasien karena gelembung udara tersebut masuk ke dalam vena dan menyebabkan penyumbatan saat mencapai jantung sehingga menyebabkan gagal jantung.
- Pengasuh tidak perlu berjalan mondar-mandir karena pompa infus di lengkapi dengan alarm yang berbunyi otomatis saat cairan infus kosong. Infusion pump atau alarm pompa infus juga aktif jika terjadi penyumbatan pada pembuluh darah pasien. Perawat dapat mengatur cairan infus yang di berikan kepada pasien sesuai dengan dosis obat yang di berikan, sehingga tidak terjadi dehidrasi maupun kelebihan cairan.
- Pompa infus memudahkan perawat memantau setiap tetes cairan yang masuk ke pasien. Pasien juga tidak bisa menerima suntikan di bagian lain karena tersumbat. Pompa infus ini sangat berguna dan sangat nyaman di gunakan.
Bagaimana cara menggunakan pompa infus ini?
Tempatkan pompa infus di setiap ruangan tempat pompa infus di gunakan. Setelah itu, Anda dapat melepas penutup debu, masukkan cairan yang sudah di isi ke dalam pompa infus. Kemudian sambungkan infus set ke catu daya, setelah itu Anda dapat menyalakan pompa infus dengan menekan ikon ON atau OFF. Setelah itu, periksa apakah alarm berfungsi dengan baik atau tidak. Beri tahu pasien tentang pompa infus dan pastikan infus yang terpasang tidak mengandung gelembung. Setel tetes per menit dan tekan alarm ON. Setelah selesai, matikan infus pump dengan menekan icon ON/OFF, cabut kabel infus pump dari sumber listrik dan cabut selang infus. Tutup penutup debu yang terbuka. Cara aplikasi yang praktis dan sederhana dapat membantu mengontrol keseimbangan cairan pasien secara efektif.
Jenis-Jenis Infus Pump
Ada banyak jenis pompa infus, termasuk pompa analgesik yang di kontrol pasien (PCA) volume tinggi, pompa elastomer, injeksi, enteral, dan pompa insulin. Beberapa di rancang terutama untuk penggunaan rawat inap. Sementara yang lainnya, di sebut pompa infus rawat jalan, didesain portabel atau portabel.
Secara umum, pompa infus ini dapat di bagi menjadi dua kategori. Yang pertama adalah pompa volume tinggi yang dapat memompa cairan pengganti seperti saline, obat-obatan seperti antibiotik, atau larutan nutrisi yang cukup besar untuk memberi makan pasien. Lainnya adalah pompa volume kecil untuk menyuntikkan hormon seperti insulin atau obat-obatan seperti opiate.
Pompa volume besar biasanya menggunakan beberapa jenis pompa peristaltic. Secara tradisional, mereka menggunakan rol yang di kendalikan komputer untuk menekan tabung karet silikon tempat obat mengalir. Bentuk umum lainnya adalah serangkaian jari yang menekan tabung satu per satu. Sementara itu, pompa volume rendah biasanya menggunakan motor yang di kendalikan komputer untuk memutar sekrup yang menggerakkan pendorong injektor.
Saat ini tidak sulit menemukan pompa infus. Pasalnya, alat ini sudah tersedia di banyak toko obat. Bahkan, Anda bisa membelinya secara online melalui beberapa situs e-commerce lokal. Merk yang sudah beredar di pasar dalam negeri adalah ENMIND, Terumo dan INFUSIA.
Dimana Bisa Membeli Infus Pump?
Anda dapat menghubungi kami melalui customer service kami di sini. Jual Alat Kesehatan menawarkan berbagai macam infus pump atau pompa infus tergantung yang anda inginkan. Anda juga bisa mengeceknya langsung dengan datang ke tempat kami. Anda bisa membelinya di pusat jual alat kesehatan terbaik. Itulah informasi yang bisa kami berikan seputar infus pump. Semoga dapat bermanfaat.

