Pengertian
Infusion Pump dan Syringe Pump adalah dua jenis alat pemompa cairan medis (infusion delivery system) yang berfungsi mengalirkan cairan, nutrisi parenteral, atau obat-obatan ke dalam tubuh pasien dengan tingkat presisi tinggi.
-
Mekanisme Kerja Peristaltik
Sebagian besar Infusion Pump menggunakan mekanisme pendorong peristaltik untuk mengalirkan cairan melalui selang (infusion set). Mekanisme ini terbagi menjadi dua jenis utama:
-
Peristaltik Linier (Linear Perstaltic):
Rangkaian jari-jari pendorong (fingers/camshaft) bergerak menekan dan melepaskan selang fleksibel secara berurutan dari atas ke bawah. Gerakan bergelombang ini mendorong volume cairan di dalam selang ke depan sambil mencegah aliran balik (backflow).
-
Peristaltik Rotari (Rotary Perstaltic):
Roda berputar dengan rol (rollers) yang menekan selang pada dinding melengkung secara kontinyu untuk mendorong cairan.
Pada Syringe Pump, mekanisme penggeraknya menggunakan sekrup pendorong linier (lead screw motor) yang mendorong pendorong spuit (syringe plunger) secara bertahap dengan jarak mikroskopis per detik.
-
Jenis-Jenis Sensor Alarm dan Keamanan
Untuk menjamin keselamatan pasien dari bahaya emboli udara atau cedera pembuluh darah, kedua alat ini di lengkapi berbagai sensor alarm otomatis:
-
Sensor Oklusi (Occlusion Sensor):
- Fungsi: Mendeteksi adanya penyumbatan pada jalur selang (baik di bagian hulu/sebelum pompa maupun di bagian hilir/setelah pompa menuju vena pasien).
- Prinsip Kerja: Menggunakan pressure transducer yang mengukur lonjakan tekanan akibat hambatan aliran. Jika tekanan melampaui ambang batas, alarm berbunyi dan pemompaan terhenti otomatis.
-
Sensor Gelembung Udara (Air-in-Line Sensor):
- Fungsi: Mencegah gelembung udara masuk ke sirkulasi darah pasien yang dapat memicu emboli udara (air embolism).
- Prinsip Kerja: Menggunakan transmiter dan penerima ultrasonik (ultrasonic transducer) yang di pasang melintasi selang. Karena udara dan cairan memiliki penyerapan gelombang suara yang berbeda, sensor dapat mendeteksi keberadaan gelembung mikro.
-
Sensor Tetesan (Drop Sensor / Optical Sensor):
- Fungsi: Di pasang pada bilik tetesan (drip chamber) untuk memverifikasi bahwa laju tetesan aktual sesuai dengan laju aliran (mL/jam) yang di atur pada mesin.
-
Sensor Pintu/Klem (Door/Clamp Sensor):
- Fungsi: Memastikan pintu pemompa tertutup rapat dan klem selang berada pada posisi aman untuk mencegah cairan mengalir bebas (free-flow) akibat gaya gravitasi saat pintu di buka.
-
Perbedaan Infusion Pump vs. Syringe Pump
| Parameter | Infusion Pump | Syringe Pump |
| Wadah Cairan | Kantong infus / botol infus (100 – 1000 mL) | Spuit / Syringe (5 – 60mL) |
| Laju Aliran (Flow Rate) | Rentang sedang hingga tinggi (0,1 – 1200mL/jam) | Sangat rendah dan presisi (0,01 – 100 mL/jam) |
| Akurasi / Presisi | Moderat kurang lebih 5% | Sangat Tinggi (kurang lebih 1% – 2%) |
| Penggunaan Utama | Rehidrasi cairan rumatan, transfusi darah, kemoterapi, nutrisi parenteral. | Obat dosis kritis (vasopresor, inotropik, sedatif, insulin) pada neonatus/ICU. |
| Mekanisme Gerak | Peristaltik (linier/rotari) menekan selang | Motor presisi mendorong pendorong spuit |
Jual alat kesehatan
Bagi anda yang sedang mencari alat-alat kesehatan, anda bisa mencarinya di berbagai distributor alat kesehatan yang menyediakan berbagai perlengkapan kesehatan. Dan untuk anda yang sedang berada di daerah yogyakarta anda bisa menghubungi AGM Medica Yogyakarta. Untuk mendapatkan informasi alat kesehatan yang lebih lengkap. Karena di AGM medica Yogyakarta anda bisa berkonsultasi terlebih dahulu sebelum membeli alat yang anda inginkan. Dan terdapat juga garansi setiap pembelian alat kesehatan di AGM Medica yogyakarta. | Distributor alat kesehatan yogyakarta

