Pengertian
MRI atau Magnetic resonance imaging adalah teknologi pencitraan medis yang memanfaatkan medan magnet kuat, dan gelombang radio untuk menghasilkan gambar rinci dari organ dan jaringan tubuh. Tidak seperti sinar-X atau CT scan yang menggunakan radiasi, alat ini bekerja dengan cara memanipulasi partikel dalam tubuh (proton) dengan medan magnet, dan menghasilkan gambar berdasarkan perbedaan sifat fisik dalam jaringan tubuh. Gambar yang di hasilkan dari pemindaian MRI sangat jelas dan detail, yang memudahkan dokter untuk melihat kelainan atau masalah pada tubuh dengan lebih tepat. Oleh karena itu, alat ini sering di gunakan untuk memeriksa bagian tubuh seperti otak, sumsum tulang belakang, jantung, dan jaringan lunak lainnya.
Organ yang dapat Di periksa Lewat MRI
Tidak semua organ tubuh dapat di periksa menggunakan metode MRI. Pemeriksaan ini hanya di tujukan untuk memeriksa sejumlah organ tubuh tertentu. Adapun beberapa organ yang biasanya di periksa melalui MRI adalah:
-
Jantung dan Pembuluh Darah
Penggunaan MRI pada pasien dengan keluhan di jantung bertujuan untuk melihat beberapa hal, di antaranya ketebalan dan gerakan dinding jantung, ukuran dan fungsi pada ruang jantung, serta kerusakan jantung. Sementara, kaitannya dengan pembuluh darah, MRI adalah pemeriksaan yang digunakan untuk mendeteksi masalah struktural, seperti penyumbatan pembuluh darah (Aterosklerosis), peradangan, maupun dinding pembuluh darah yang robek.
-
Payudara
Bagi pasien yang berisiko terkena kanker payudara, dokter akan menyarankan prosedur MRI guna mendeteksi sel kanker lebih awal. MRI biasanya menjadi penunjang selain pemeriksaan mammografi, khususnya bagi pasien yang berusia di bawah 40 tahun.
-
Tulang dan Sendi
Pemeriksaan ini adalah pemeriksaan yang sering di lakukan untuk mendeteksi berbagai penyakit atau gangguan pada tulang dan sendi, seperti kanker tulang, infeksi tulang, hingga cedera pada sendi. Pemeriksaan ini juga menggunakan gelombang radio dan teknologi magnetik yang sangat sensitif sehingga dapat memberikan gambaran yang detail dan akurat mengenai struktur tulang dan sendi.
-
Organ Dalam Lainnya
Alat ini juga bisa di lakukan untuk memeriksa gangguan pada prostat. Beberapa organ dalam lainnya yang biasanya di periksa melalui MRI adalah hati, limpa, pankreas, ginjal, ovarium, rahim, dan testis.
-
Saraf Tulang Belakang dan Otak
Beberapa masalah kesehatan yang berkaitan dengan saraf tulang belakang dan otak biasanya membutuhkan MRI dalam proses diagnosisnya. Gangguan tersebut di antaranya, stroke, aneurisma, tumor, cedera otak, gangguan mata dan telinga, serta peradangan saraf tulang belakang.
Memperhitungkan Risiko MRI
Tidak seperti foto Rontgen dan CT scan, MRI tidak menggunakan radiasi sinar-X dalam prosesnya. Ini berarti orang yang rentan terhadap risiko radiasi, seperti ibu hamil, bisa menjalani MRI. MRI juga tidak menimbulkan rasa sakit dan hingga kini belum ada bukti bahwa medan magnet dan gelombang radio dari MRI menimbulkan efek samping. Meski demikian, sebagian pasien mungkin untuk mengalami sesak napas saat berbaring di dalam mesin MRI. Sesak napas ini terjadi karena adanya fobia ruang sempit atau claustrophobia, sehingga ada baiknya untuk membicarakan keluhan ini kepada dokter atau petugas medis yang bertanggung jawab di ruang radiologi. Kemungkinan petugas medis akan memberikan obat penenang sebelum pemeriksaan MRI di lakukan guna mengurangi rasa takut atau cemas.
Jual alat kesehatan
Bagi anda yang sedang mencari alat-alat kesehatan, anda bisa mencarinya di berbagai distributor alat kesehatan yang menyediakan berbagai perlengkapan kesehatan. Dan untuk anda yang sedang berada di daerah yogyakarta anda bisa menghubungi AGM Medica Yogyakarta. Untuk mendapatkan informasi alat kesehatan yang lebih lengkap. Karena di AGM medica Yogyakarta anda bisa berkonsultasi terlebih dahulu sebelum membeli alat yang anda inginkan. Dan terdapat juga garansi setiap pembelian alat kesehatan di AGM Medica yogyakarta. | Distributor alat kesehatan yogyakarta

