Pengertian
Pewarnaan Gram (Gram staining) adalah teknik pewarnaan diferensial yang paling mendasar dan krusial di laboratorium mikrobiologi. Teknik ini membagi bakteri menjadi dua kelompok besar: Gram-Positif dan Gram-Negatif.
-
Prinsip Dasar Pewarnaan Gram
Perbedaan hasil pewarnaan Gram di dasarkan pada struktur dinding sel bakteri:
- Bakteri Gram-Positif: Memiliki lapisan peptidoglikan yang sangat tebal di dinding selnya. Ketika di warnai dengan Kristal Violet dan di ikat oleh Iodin (membentuk kompleks Kristal Violet-Iodin), lapisan peptidoglikan yang tebal ini akan menyusut dan mengunci warna ungu tersebut saat diberi larutan pemucat (alkohol). Bakteri tetap berwarna ungu.
- Bakteri Gram-Negatif: Memiliki lapisan peptidoglikan yang tipis serta di lapisi oleh membran luar yang kaya akan lipopolisakarida (lemak). Saat di beri pemucat (alkohol), membran luar ini larut dan pori-pori peptidoglikannya membesar, sehingga kompleks warna ungu luntur (decolorized). Bakteri kemudian menyerap zat pewarna tandingan (Safranin) dan berwarna merah/merah muda.
-
Empat Reagen Utama & Langkah-Langkah
Prosedur di lakukan pada kaca preparat yang telah di buat apusan bakterinya dan telah difiksasi di atas api (heat-fixed):
[Apusan Fiksasi] ──> 1. Kristal Violet ──> 2. Lugol’s Iodin ──> 3. Alkohol 95% ──> 4. Safranin(Zat Utama) (Pengikat/Mordant) (Pemucat) (Zat Tandingan)
-
Pewarnaan Utama (Primary Stain):
-
- Tetesi apusan dengan Kristal Violet selama 1 menit, lalu bilas perlahan dengan air mengalir.
- Hasil sementara: Semua sel (positif & negatif) berwarna ungu.
-
Pengikatan (Mordant):
-
- Tetesi dengan Lugol’s Iodin selama 1 menit, lalu bilas dengan air.
- Fungsi: Iodin mengikat kristal violet membentuk molekul kompleks yang lebih besar di dalam dinding sel.
-
Pemucatan (Decolorization) — Langkah Kunci:
-
- Bilas/aliri apusan dengan Alkohol 95% (atau aseton-alkohol) selama 10–20 detik hingga tidak ada warna ungu yang mengalir lagi, lalu segera bilas dengan air untuk menghentikan reaksi.
- Hasil sementara: Gram-positif tetap ungu; Gram-negatif menjadi tak berwarna (jernih).
-
Pewarnaan Tandingan (Counterstain):
-
- Tetesi dengan Safranin (atau Carbol Fuchsin) selama 1 menit, bilas dengan air, dan keringkan di udara.
- Hasil akhir: Gram-positif tetap ungu; Gram-negatif menyerap safranin menjadi merah.
-
Cara Membedakan di Bawah Mikroskop
Pengamatan di lakukan menggunakan Mikroskop Binokuler Cahaya dengan perbesaran lensa objektif 100x (menggunakan minyak imersi).
Dua parameter utama yang di amati adalah Warna dan Bentuk (Morfologi):
Parameter |
Bakteri Gram-Positif |
Bakteri Gram-Negatif |
Warna Visual |
Ungu / Biru Tua | Merah / Merah Muda (Pink) |
Penyebab Warna |
Mengikat Kristal Violet-Iodin | Mengikat Safranin (setelah warna ungu luntur) |
Bentuk Umum (Cokus/Batang) |
• Staphylococcus (Cokus/bulat bergelombol seperti anggur)
• Streptococcus (Cokus rantai)
• Bacillus / Clostridium (Batang/Basil) |
• Escherichia coli (Batang/Basil)
• Pseudomonas (Batang/Basil)
• Neisseria (Diplokokus/bulat berpasangan) |
Kesalahan Umum dalam Prosedur:
- Pemucatan Terlalu Lama (Over-decolorization): Bakteri Gram-positif bisa kehilangan warna ungunya dan tampak seperti Gram-negatif (merah).
- Pemucatan Terlalu Singkat (Under-decolorization): Bakteri Gram-negatif tidak sepenuhnya luntur dan bisa keliru terlihat seperti Gram-positif (ungu).
Jual alat kesehatan
Bagi anda yang sedang mencari alat-alat kesehatan, anda bisa mencarinya di berbagai distributor alat kesehatan yang menyediakan berbagai perlengkapan kesehatan. Dan untuk anda yang sedang berada di daerah yogyakarta anda bisa menghubungi AGM Medica Yogyakarta. Untuk mendapatkan informasi alat kesehatan yang lebih lengkap. Karena di AGM medica Yogyakarta anda bisa berkonsultasi terlebih dahulu sebelum membeli alat yang anda inginkan. Dan terdapat juga garansi setiap pembelian alat kesehatan di AGM Medica yogyakarta. | Distributor alat kesehatan yogyakarta

