Pengertian Hepatitis E
Hepatitis E termasuk salah satu jenis penyakit hepatitis. Penyakit ini adalah infeksi hati akut berpotensi serius yang di sebabkan oleh virus HEV. Berbeda dengan jenis hepatitis lain, penyebaran virus hepatitis E terjadi saat seseorang mengonsumsi air atau yang terkontaminasi virus HEV. Penularan Hepatitis E juga dapat terjadi melalui transfusi darah, ibu hamil ke janin, serta hewan yang terinfeksi virus HEV. Virus ini menyerang sel sehat dalam tubuh dan terdiri dari berbagai jenis yang berbeda sesuai dengan cara penularannya. Sebagai contoh, penularan penyakit hepatitis ini dapat terjadi melalui konsumsi air yang terkontaminasi virus. Cara penularan penyakit hepatitis E ini mirip seperti hepatitis A, yaitu di tularkan ketika seseorang mengonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi feses orang yang telah terinfeksi virus HEV.
Penyebab
HEV adalah virus penyebab dari penyakit ini. Virus ini biasanya dapat menyebar melalui air minum yang tercemar. Di beberapa negara maju, seperti Amerika Serikat, HEV dapat menular dari hewan ke manusia, seperti konsumsi daging babi setengah matang atau hewan buruan. Hepatitis E juga dapat menular melalui transfusi darah. Penularan pun dapat terjadi bahkan ketika seseorang hanya menelannya sedikit. Risiko seseorang untuk terinfeksi HEV akan meningkat jika orang tersebut bepergian atau menetap di daerah yang memiliki kualitas kebersihan yang buruk dan padat penduduk.
Gejala penyakit
Gejala hepatitis E biasanya muncul 2-7 minggu setelah terinfeksi virus, Dan gejala ini kurang lebih akan berlangsung sekitar 2 bulan. Berikut beberapa gejalanya ,antara lain :
- Urine berwarna gelap seperti air teh
- Nafsu makan berkurang
- Gagal hati akut
- Kelelahan
- Demam
- Nyeri perut
- Mual dan muntah
- Kulit dan mata menjadi kuning
Untuk bisa mengetahui apakah seseorang terinfeksi HEV atau tidak, di butuhkan tes darah, untuk mengetahui apakah ada virus dalam tubuh. Tes darah juga biasanya di anjurkan dokter untuk dapat membantu memulai pengobatan dan menganjurkan perubahan gaya hidup
Pengobatan yang di anjurkan
Terapi antivirus di anjurkan. Transplantasi hati di lakukan pada kasus hepatitis E yang tergolong parah. Terapi imunosupresi perlu di lakukan untuk mengurangi jumlah virus HEV dalam darah
Pasien HEV dengan sistem imun yang baik biasanya hanya membutuhkan pengobatan sederhana untuk menghilangkan virus ini, seperti:
- Jalani diet sehat dan pengidap hepatitis harus menghindari makanan tertentu, seperti produk hewani, serta
- Hentikan konsumsi alkohol yang dapat merusak kesehatan hati
- Tidak terburu-buru kembali menjalani aktivitas harian yang berat
- Penuhi kebutuhan cairan untuk menghindari dehidrasi
- Lebih banyak beristirahat di rumah
Pencegahan penyakit
Pencegahan penyakit ini dapat dengan menerapkan gaya hidup sehat, termasuk dengan menjaga kebersihan diri. Di antaranya :
- Rajin cuci tangan pakai sabun, terutama sebelum makan, saat menyiapkan makanan, dan setelah dari toilet
- Pastikan air minum yang di konsumsi bersih
- Cuci bersih buah dan sayuran sebelum di konsumsi atau di masak
- Hindari mengonsumsi makanan mentah
Jual alat kesehatan
Bagi anda yang sedang mencari alat-alat kesehatan, anda bisa mencarinya di berbagai distributor alat kesehatan yang menyediakan berbagai perlengkapan kesehatan. Dan untuk anda yang sedang berada di daerah yogyakarta anda bisa menghubungi AGM Medica Yogyakarta. Untuk mendapatkan informasi alat kesehatan yang lebih lengkap. Karena di AGM medica Yogyakarta anda bisa berkonsultasi terlebih dahulu sebelum membeli alat yang anda inginkan. Dan terdapat juga garansi setiap pembelian alat kesehatan di AGM Medica yogyakarta. | Distributor alat kesehatan natuna.

