Pada kesempatan kali ini AGM Medica akan berbagai bagaimana cara kerja autoclave, agar dalam penggunaannya dapat di lakukan dengan benar. Ingin tahu bagaimana cara kerja autoclave? Yuk simak ulasan artikel berikut ini.
Autoclave merupakan alat medis yang penggunaannya di lakukan di laboratorium dan memiliki fungsi untuk mensterilkan peralatan laboratorium dan limbah. Sterilisasi autoclave bekerja dengan menggunakan energi panas untuk membunuh mikroorganisme seperti bakteri dan spora. Panas yang di hasilkan oleh autoclave berasal dari uap yang bertekanan tinggi. Dalam sterilisasi sangat di perlukan tekanan yang dapat memungkinkan uap mencapai suhu yang tinggi.
Menurut pedoman pusat pengendalian penyakit CDC, uap yang bertekanan merupakan metode sterilisasi yang paling banyak di gunakan dan bisa di andalkan. Penggunaan metode ini sangat aman, tidak beracun dan murah. Dapat di gunakan untuk membunuh mikroba dan spora dengan cepat sehingga lebih efisien.
Biasanya klinik medis dan klinik gigi menggunakan autoclave meja yang memiliki ukuran seperti oven microwave. Sementara itu rumah sakit biasanya menggunakan autoclave yang lebih besar dan bisa mensterilkan lebih banyak instrument sekaligus.
Agar dapat bekerja secara efektif, autoclave harus mengosongkan udara yang ada di dalam dan di sekitar objek yang sedang di sterilkan sehingga dapat memasukan uap ke permukaan. Ada du acara agar autoclave dapat mengeluarkan udara dan tenaga dalam bentuk uap, antara lainnya yaitu :
- Gravity Displacement Autoclave, dimana autoclave memasukan uap ke dalam ruang autoclave dan uap tersebut dapat memaksa udara agar keluar dari ruang autoclave melalui pembuangan di bagian bawah.
- High Vacuum Autoclave, autoclave bekerja dengan menggunakan pompa vakum untuk mengeluarkan udara dari chamber sebelum uap di masukkan kedalamnya, yang berarti upa dapat menembus instrument bahkan benda yang berpori sekalipun.
Jenis Autoclave Berdasar Cara Kerjanya

Gravity Displacement Autoclave
Biasanya, cara kerja autoclave ini menggunakan gaya gravitasi bumi yang bekerja pada uap air dan udara. Uap air massanya lebih ringan daripada udara, otomatis ketika kedua zat ini berada di dalam tabung, udara akan berada di bawah. Prinsip perpindahan gravitasi dalam autoclave terdiri dari menyebabkan uap masuk melalui bagian atas autoclave sehingga memampatkan udara untuk keluar melalui bagian bawah autoclave.
Semakin banyak uap yang masuk, semakin banyak udara yang akan di mampatkan dan akan keluar melalui alur di bagian bawah autoklaf. Ketika proses ini selesai, suhu akan naik dan proses sterilisasi akan di mulai. Autoclave jenis ini memiliki rentang suhu operasi 120 °C hingga 135 °C selama 15 hingga 30 menit.
High Vacuum Autoclave
Berbeda dari model autoclave gravitasi. Autoclave ini di lengkapi dengan pompa yang berfungsi untuk menyedot udara keluar dari autoclave sehingga terjadi kevakuman di dalam autoclave. Uap tersebut kemudian di masukkan ke dalam tabung sehingga bersentuhan dengan seluruh permukaan benda yang akan di desinfeksi. Proses pembuangan udara di autoclave ini memakan waktu 8 – 10 menit. Cara kerja autoclave ini lebih cepat secara spesifik hanya membutuhkan waktu 3-4 menit dan dapat mencapai suhu 135 C.
SteamFlush Steamer
Jenis steamer lain berdasarkan prinsip kerjanya. SteamFlush alias PressurePulse adalah autoclave dengan prinsip operasi thrust dan pressure. Sesaat sebelum proses sterilisasi, uap yang keluar serta tekanan berlebih memiliki nilai lebih besar dari tekanan atmosfer sehingga udara terdorong keluar. Proses ini berulang. Lamanya siklus sterilisasi dengan model autoklaf ini tergantung pada barang yang akan di sterilkan.
Sistem Kerja Sterilisasi Autoclave

Bagaimana Autoclave dapat membunuh bakteri?
Cara kerja autoclave untuk membunuh bakteri yaitu dengan panas yang di hasilkan dari autoklaf melalui uap bertekanan membunuh bakteri dan mikroorganisme lainnya di karenakan protein struktural dan enzim organisme kehilangan bentuknya secara permanen, mendenaturasi, menebal dan membuatnya tidak dapat di gunakan.
Berpapa suhu yang di gunakan untuk sterilisasi?
Suhu yang paling umum untuk sterilisasi autoclvae adalah 121°C, tetapi banyak autoclave memungkinkan siklus pada suhu yang lebih tinggi, seperti 132°C dan 134°C.
Berapa lama waktu sterilisasi yang di butuhkan?
Menurut CDC, waktu sterilisasi tergantung pada bahan apa itu di buat, apakah di kemas atau di buka, dan jenis autoclave yang di gunakan. Mensterilkan media atau bahan dalam volume besar mungkin memerlukan siklus sterilisasi yang lebih lama sehingga panas uap benar-benar menembus media.
Jika anda membutuhkan alat kesehatan ataupun perlengkapan rumah sakit seperti autoclave anda bisa berbelanja secara langsung di Distributor Alat Kesehatan AGM Medica, AGM Medica merupakan distributor alat kesehatan yang menyediakan berbagai produk terbaru dan berkualitas. Produk alat kesehatan yang tersedia antara lainnya yaitu Alat Laboratorium, Alat Rumah Sakit, Hospital Bed, Alat Kedokteran dan produk alat kesehatan yang lainnya.

