Pengertian
Tekanan darah rendah atau hipotensi adalah suatu kondisi di mana angka tekanan darah Anda berada di bawah angka normal. Selain itu, tekanan darah rendah menandakan bahwa jantung, otak, dan beberapa bagian tubuh lainnya tidak mendapatkan darah sesuai dengan kebutuhannya. Sebenarnya, kondisi ini tidak terlalu berbahaya karena Anda mungkin sesekali pernah mengalaminya. Terkadang, tekanan darah rendah juga tidak menimbulkan gejala apapun. Umumnya, orang yang rutin berolahraga memiliki tekanan darah lebih rendah di banding orang yang jarang melakukan aktivitas fisik. Namun, jika tekanan darah terlalu rendah, Anda mungkin mengalami pusing kepala, bahkan hingga pingsan. Maka itu, meski tergolong wajar, jika sudah pada tingkatan yang parah, kondisi ini harus segera mendapatkan penanganan.
Penyebab Hipotensi

Hipotensi dapat di sebabkan karena beberapa kondisi, seperti:
- Perdarahan hebat.
- Gangguan hormon seperti hipotiroid, insufisiensi adrenal, kadar gula darah yang rendah dan diabetes.
- Kekurangan B 12 dan asam folat yang menyebabkan anemia dan dalam jangka panjang mengakibatkan hipotensi.
- Infeksi berat dan menyebar ke darah (shock sepsis). Racun dari kuman dapat menyebar ke darah dan mengakibatkan pelebaran pembuluh darah berujung pada hipotensi yang mengancam nyawa.
- Kehamilan, terutama di 24 minggu awal.
- Neurally mediated hypotension. Kondisi ini terjadi akibat miskomunikasi otak dan jantung sehingga menyebabkan hipotensi. Umumnya di alami orang muda dan mengakibatkan pusing, melas, pingsan setelah berdiri lama.
Tanda dan gejala
Gejala hipotensi yang mungkin muncul meliputi:
- Kurangnya konsentrasi
- Pusing
- Penglihatan kabur
- Pucat
- Mudah lelah
- Kulit dingin
- Sempoyongan
- Pingsan
- Sesak napas
- Pusing
- Mual
Cara mencegah hipotensi
Konsumsi air minum yang cukup, istirahat cukup, kurangi stress, dan olahraga teratur. Pada kasus diare atau muntah, sangat penting untuk mengganti cairan yang hilang dengan oralit agar tidak terjadi hipotensi. Ada beberapa cara yang dapat di lakukan untuk mencegah atau mengurangi gejala hipotensi, yaitu:
- Menghindari terlalu lama berdiri atau duduk, dan menghindari duduk bersila.
- Makan dalam porsi kecil namun sering, dan tidak langsung berdiri setelah makan.
- Memposisikan kepala lebih tinggi ketika tidur (sekitar 15 cm).
- Tidak membungkuk atau mengubah posisi tubuh secara tiba-tiba.
- Menghindari konsumsi minuman berkafein pada malam hari dan membatasi konsumsi alkohol.
- Menghindari mengangkat beban berat.
- Berdiri secara perlahan dari posisi duduk atau berbaring.
Pengobatan hipotensi
Pengobatan hipotensi di tentukan berdasarkan penyebab yang mendasarinya. Tujuan pengobatan adalah untuk meningkatkan tekanan darah, meredakan gejala yang muncul, dan mengobati kondisi yang menyebabkan hipotensi. Penanganan hipotensi yang utama adalah perubahan pola makan dan gaya hidup, seperti:
- Berolahraga secara teratur untuk meningkatkan tekanan darah.
- Memperbanyak konsumsi cairan, karena cairan dapat meningkatkan volume darah dan membantu mencegah dehidrasi.
- Menggunakan stoking khusus pada tungkai (stoking kompresi) untuk memperlancar aliran darah.
- Memperbanyak konsumsi makanan dengan kadar garam tinggi, karena garam dapat meningkatkan tekanan darah.
Jual alat kesehatan
Bagi anda yang sedang mencari alat-alat kesehatan, anda bisa mencarinya di berbagai distributor alat kesehatan yang menyediakan berbagai perlengkapan kesehatan. Dan untuk anda yang sedang berada di daerah yogyakarta anda bisa menghubungi AGM Medica Yogyakarta. Untuk mendapatkan informasi alat kesehatan yang lebih lengkap. Karena di AGM medica Yogyakarta anda bisa berkonsultasi terlebih dahulu sebelum membeli alat yang anda inginkan. Dan terdapat juga garansi setiap pembelian alat kesehatan di AGM Medica yogyakarta. | Distributor alat kesehatan surabaya

