Berbagai Gejala Awal Penyakit Diabetes

penyakit diabetes

Penyakit diabetes ialah penyakit yang cukup berbahaya dan biasanya bersifat silent killer bagi penderitanya. Diabetes merupakan salah satu penyakit kronis yang biasanya di tandai dengan adanya kadar gula atau glukosa darah yang tinggi (lebih dari nilai seharusnya atau nilai normal). Maka dari itu, seorang penderita diabetes harus sering melakukan pengecekan kadar gula darah untuk memastikan kesehatan tubuh. Anda bisa mengeceknya di apotek terdekat ataupun puskesmas dan rumah sakit yang memiliki layanan cek kadar gula darah. Selain itu, bagi anda yang ingin mengecek secara rutin namun terhalang oleh waktu jika harus bepergian terlebih kondisi pandemic covid ini sangat tidak memungkinkan untuk anda sering berkeliaran di luar rumah. Sehingga, kami tim agmmedica menyarankan anda untuk memiliki alat kesehatan untuk mengecek kadar gula darah sendiri di rumah. Anda bisa memperolehnya di berbagai took alat kesehatan atau distributor alat kesehatan. Berikut ini akan kami sajikan pula berbagai bahasan mengenai kadar gula darah hingga gejala awal penyakit diabetes. Yuk, simak ulasan berikut ini!

Kadar Gula Darah

Pengertian dari kadar gula darah ialah terkait tingginya kadar gula di dalam tubuh manusia. Manusia memiliki batas maksimal kadar gula yang berfungsi sebagai sistem di tubuh. Namun, apakah yang terjadi jika kadar tersebut lebih tinggi dari kadar normal atau batas maksimumnya? Ya, kemunculan penyakit ini adalah akibat dari kadar gula darah yang tinggi. Selain itu, kadar gula darah yang tinggi dapat ikut merusak organ serta jaringan di seluruh tubuh. Lalu, seperti apa batas kadar gula darah yang seharusnya di miliki manusia normal? Berikut ini merupakan kadar gula darah normal pada tubuh:

  • Saat sebelum makan, kadar gula darahnya harus berada di dekitar 70 hingga 130 miligram/desiliter (ml/dL)
  • Dua jam setelah makan: kadar gula darah kurang dari 140 mg/dl
  • Setelah tidak makan (puasa) selama kurang lebih 8 jam: kadar gula darah kurang dari 100 mg/dl
  • Menjelang waktu tidur: kadar gula darah sekitar 100 hingga 140 mg/dl

Komplikasi Terkait

Jika kadar gula darah yang tinggi terus di biarkan tanpa adanya usaha penyembuhan maka penyakit ini bisa ikut menyerang organ tubuh lainnya. Selain itu juga memicu munculnya penyakit lain. Hal inilah yang kemudian di sebut sebagai komplikasi. Berikut nerupakan beberapa komplikasi yang sering di kaitkan dengan penyakit ini:

  1. Serangan jantung atau penyakit jantung
  2. Stroke atau darah tinggi
  3. Penyakit saraf
  4. Penyakit ginjal bernama nefropati yang di akibatkan oleh penyakit ini
  5. Retinopati serta kehilangan penglihatan
  6. Gangguan sistem pendengaran
  7. Kerusakan pada kaki serta infeksi dan juga luka yang sulit untuk di sembuhkan
  8. Adanya kondisi kulit yang tidak sehat seperti munculnya bakteri dan juga jamur
  9. Depresi
  10. Demensia

Resiko Saat Kehamilan

Kondisi pada ibu hamil memiliki resiko yang lebih tinggi ketika memiliki gejala awal penyakit ini yang tidak terkontrol. Hal ini akan menyebabkan dan mempengaruhi keselamatan si ibu bayi sendiri dan juga bayi yang di kandungnya. Resiko-resiko yang di maksud ialah sebagai berikut:

Resiko pada ibu hamil

Seorang ibu hamil yang memiliki gejala awal penyakit ini dapat mengalami komplikasi sebagai berikut:

  • Tekanan darah yang tinggi atau preeklampiasa atau sering di sebut diabetes tipe 2
  • Ketika proses melahirkan, seringkali seorang ibu membutuhkan operasi Caesar

Resiko pada bayi

Bayi yang di kandung oleh ibu dengan gejala awal penyakit ini memiliki resiko sebagai berikut:

  • Lahir secara premature
  • Memiliki berat badan yang berlebih
  • Dapat mengalami peningkatan diabetes tipe 2 pada suatu hari nanti
  • Memiliki gula darah yang lebih rendah
  • Berpotensi memiliki penyakit kuning
  • Dapat mengalami kematian setelah proses kelahiran

Gejala Awal

Pengenalan gejala awal penyakit ini perlu anda ketahui sejak dini untuk meminimalisir terjadinya kondisi penyakit yang lebih meningkat hingga menimbulkan komplikasi. Selain itu, dengan mengetahui gejala awal penyakit ini secara lebih dini dapat mempercepat proses perawatan sehingga mengurangi resiko yang lebih parah.

Diabetes tipe 2 ialah jenis diabetes yang sering terjadi dan kasusnya banyak di temui di Indonesia daripada diabetes tipe 1. Bahkan di Amerika Serikat pada tahun 2017 terdapat 30,3 juta orang dewasa yang memiliki penyakit diabetes tipe 2. Penyebab dari munculnya diabetes tipe dua ialah adanya sel-sel tubuh yang semakin kurang sensitif terhadap insulin. Kondisi tersebut dapat menyebabkan insulin yang di hasilkan oleh tubuh tidak dapat di gunakan dengan baik oleh tubuh atau biasa di sebut resistensi sel tubuh terhadap insulin.

Berikut merupakan gejala awal penyakit ini yang perlu anda ketahui:

1. Sering Buang Air Kecil

Gejala pertama yang dapat anda perhatikan ialah seringnya intensitas buang air kecil. Intensitas yang tinggi ini di sebabkan karena ketika kadar gula darah tinggi ginjal akan mencoba untuk mengeluarkan kelebihan gula dengan menyaringnya keluar dari darah. Tentunya hal tersebutlah yang menyebabkan seseorang sering buang air kecil terutama saat malam hari.

2. Meningkatnya Rasa Haus

Ketika tubuh terlalu sering mengeluarkan air dalam tubuh dengan bentuk seringnya buang air kecil, maka tubuh akan kehilangan air tambahan. Kondisi inilah yang kemudian dapat menyebabkan dehidrasi dan menyebabkan seseorang merasa lebih haus dari biasanya.

3. Sering Merasa Lapar

Gejala awal diabetes tipe dua selanjutnya ialah seringnya merasa lapar dan juga haus. Hal ini di sebabkan karena penderita penyakit ini seringkali tidak mendapatkan energi yang cukup dari makanan yang masuk ke dalam tubuhnya.

Secara sistem, pencernaan bertugas untuk memecah makanan menjadi bentuk glukosa atau gula yang sederhana. Glukosa merupakan salah satu zat yang di butuhkan oleh tubuh untuk pembakaran sehingga tubuh menjadi lebih bertenaga dan berenergi.

Pada kondisi tubuh yang sudah terkena, glukosa ternyata tidak bisa dengan mudah bergerak dari aliran darah menuju ke seluruh sel-sel tubuh. Sehingga, penderita diabetes tipe dua biasanya sering mengalami mudah lapar secara terus menerus meskipun beberapa waktu yang lalu sudah makan.

4. Mudah Merasa Lelah

Penderita diabetes tipe 2 biasanya akan sangat mudah merasa kelelahan atau kehabisan tenaga. Hal ini di karenakan gula yang seharusnya bisa di alirkan ke seluruh sel mengalami pengurangan keleluasaan dalam bergerak.

5. Penglihatan Buram

Gula darah yang begitu berlebih dapat merusak pembuluh darah kecil yang terletak di daerah mata sehingga dapat menyebabkan pengkaburan dalam hal penglihatan. Kondisi mata buram seperti ini dapat terjadi pada satu mata saja atau bahkan keduanya. Waktu kedatangannya juga tidak dapat di prediksi karena bisa datang dan pergi begitu saja. Jika penderita penyakit ini sudah mengalami gejala seperti ini, lalu tidak segera mendapatkan pengobatan yang tepat maka akan mengakibatkan penglihatannya dapat hilang secara permanen.

6. Melambatnya Penyembuhan Luka

Ternyata sirkulasi darah bisa terhambat ketika kadar gula darah terlalu tinggi. Hal ini di karenakan kadar gula darah dapat merusak saraf serta pembuluh darah yang ada pada tubuh. Sehingga akan berakibat semakin lambatnya luka yang ada pada kulit untuk mongering meskipun lukanya tidak begitu besar. Pelambatan sembuhnya luka juga dapat meningkatkan resiko infeksi pada luka.

7. Rasa Nyeri, Kesemutan atau Mati Rasa pada Tangan Hingga Kaki

Seperti sudah di sebutkan pada poin sebelumnya bahwa kadar gula darah yang begitu tinggi dapat menyebabkan rusaknya saraf tubuh dan sirkulasi darah. Akibatnya, seorang penderita penyakit ini tipe dua bisa merasakan kejadian mati rasa, sensasi kesemutan ataupun rasa sakit pada tangan ataupun kaki. Inilah kondisi yang lebih di kenal sebagai neuropati. Neuropati dapat memburuk hingga menyebabkan komplikasi yang lebih serius jika tidak di tangani dengan cepat dan tepat.

8. Adanya Bercak Kulit Gelap

Gejala awal untuk penderita diabetes yang terakhir ialah munculnya bercak-bercak gelap. Biasanya bercak ini terbentuk di area yang lembab seperti lipatan leher, ketiak hingga selangkangan. Bercak ini memiliki tekstur yang sangat lembut. Kondisi ini bernama acanthosis nigricans. Jika sudah muncul gejala ini, bisa di katakan bahwa seseorang itu sudah memiliki penyakit ini dengan resiko yang lebih tinggi.

Itulah berbagai informasi terkait gejala-gejala awal penyakit ini yang harus kita kenali sejak dini. Bagi anda yang membutuhkan alat-alat kesehatan salah satunya alat pendeteksi kadar gula darah, anda bisa mendapatkannya di berbagai toko alat kesehatan ataupun distributor alat kesehatan.

error: Content is protected !!
Customer Service