Penjelasan Lengkap Mengenai Aseptik

aseptik

Apa itu Aseptik?

Aseptik yang berarti bebas dari infeksi. Aseptik adalah keadaan bebas dari mikroorganisme penyebab penyakit. Teknik aseptik/asepsis adalah segala upaya yang di lakukan untuk mencegah masuknya mikroorganisme ke dalam tubuh yang memiliki kemungkinan besar untuk menyebabkan infeksi. Tindakan asepsis ini bertujuan untuk mengurangi atau menghilangkan mikroorganisme yang terdapat pada permukaan benda hidup atau benda mati. Tindakan ini meliputi antisepis, desinfeksi, dan sterilisasi. Untuk itu, di perlukan perlakuan khusus pada alat dan bahan operasi, lapangan operasi, operator, dan asisten sebagai pelaksana. Teknik aseptik di gunakan untuk mengurangi risiko infeksi pasca-prosedur dan untuk meminimalkan paparan dari penyedia layanan kesehatan untuk mikroorganisme yang berpotensi menular.

Antisepsis merupakan upaya pencegahan infeksi dengan membunuh atau menghambat pertumbuhan mikroorganisme pada kulit dan jaringan tubuh lainnya. Bahan yang di gunakan di sebut antiseptik. Antiseptik adalah bahan yang dapat membunuh atau menghambat pertumbuhan kuman, ada yang bersifat sporosidal (membunuh spora) dan non sporosidal, di gunakan pada jaringan hidup khusus yaitu kulit dan selaput lendir. Antiseptik harus di bedakan dengan obat seperti antibiotik yang dapat membunuh mikroorganisme di dalam tubuh desinfektan yang di gunakan untuk membunuh mikroorganisme yang terdapat pada benda mati. Perlu di perhatikan adanya reaksi atau riwayat alergi terhadap iodium.

Jenis antiseptik yang di gunakan

Cairan Aseptik yang sering di gunakan memiliki bermacam-macam jenis serta contohnya, berikut jenis-jenis cairan yang di gunakan.

Alkohol merupakan disinfektan yang banyak di pakai untuk peralatan medis. Umumnya yang di gunakan sebagai disinfektan adalah etil alkohol dan isopropil alcohol dengan konsentrasi 60-90%, tidak bersifat korosif terhadap logam, cepat menguap, dan dapat merusak bahan yang terbuat dari karet atau plastik.

  • Povidone iodine

Povidone iodine adalah obat luar yang berfungsi sebagai antiseptik, yang umumnya di gunakan untuk membersihkan serta membunuh bakteri, jamur, dan virus pada daerah kulit, termasuk kulit yang yang terdapat luka, misalnya karena cedera atau tersayat pisau. Sebagai antiseptik kulit, povidone iodine tersedia dalam bentuk cairan, semprot, salep, atau cotton bud (swab). Selain untuk kulit, povidone iodine tersedia dalam bentuk cairan pembersih vagina dan obat kumur, yang juga berfungsi sebagai antiseptik.

  • Chlorhexidine Gluconate

Chlorhexidine merupakan obat antiseptik yang dapat di gunakan untuk mengobati serta mencegah terjadinya radang gusi (gingivitis). Obat ini juga bisa di gunakan untuk membersihkan kulit pada area luka, area yang akan di suntik, atau area yang akan di operasi. Selain itu, chlorhexidine bisa di gunakan oleh dokter bedah untuk membersihkan tangannya sebelum melakukan operasi. Fungsi utama dari Chlorhexidine adalah bekerja dengan cara membunuh dan mencegah pertumbuhan bakteri.

  • Triclosan

Merupakan kandungan antijamur dan antibakteri yang umumnya di temukan pada produk-produk deterjen, sabun mandi rumahan, dan pembersih alat-alat medis di rumah sakit. Triclosan kini juga dapat di gunakan pada produk kosmetik, pakaian, furnitur, peralatan masak, dan mainan untuk mencegah kontaminasi bakteri.Meski termasuk kelompok obat antibakteri, kemanjuran triclosan sebagai agen antimikroba masih menjadi kontroversi. Di satu sisi, produk pasta gigi yang mengandung triclosan terbukti berhasil mencegah terjadinya radang gusi atau gingivitis, namun penambahan zat ini ke dalam sabun di duga tidak memberikan manfaat tambahan.Selain manfaatnya yang masih kontroversial, efek samping triclosan juga masih di kaji. Ada pendapat yang mengatakan bahwa penggunaan triclosan dapat mengganggu perkembangan hormon dan memicu resistensi pada bakteri.

AGM MEDICA INFO KESEHATAN

Sekian informasi mengenai Aseptik serta cara mengetahui kefektifannya, yang bisa saya bagikan. Semoga informasi tersebut dapat menambah pengetahuan anda. Sekian dan terima kasih.

error: Content is protected !!
Customer Service