Penyakit Osteoporosis, Gejala Hingga Penanganannya

penyakit osteoporosis

Osteoporosisi ialah penyakit yang menyerang tulang manusia di mana terjadinya pengurangan kepadatan pada tulang. Penyakit ini bisa membuat tulang menjadi lebih keropos dan juga mudah patah. Orang yang mengalami osteoporosis kebanyakan baru mengetahui bahwa ia menderita penyakit tersebut ketika ia mengalami cedera hingga patah tulang. Hal ini di karenakan penyakit ini jarang sekali menimbulkan gejala.

Osteoporosis bisa menyerang berbagai usia mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Wanita yang sudah memasuki masa menopause biasanya lebih rentan terhadap penyakit ini. Hal tersebut terjadi karena pada wanita yang sudah menopause, hormon estrogen yang berperan dalam menjaga kepadatan tulang sudah berkurang. Kali ini tim agmmedica sebagai distributor alat kesehatan terbaik akan berbagi informasi tentang penyakit osteoporosis. Yuk, simak ulasan berikut untuk mengetahui gejala penyakit osteoporosis, penyebab hingga cara pengobatan dan pencegahannya!

Gejala Osteoporosis

Osteoporosis menjadi masalah utama pada sistem rangka manusia dan biasanya tidak timbul gejala apapun. Kondisi osteoporosis biasanya baru di ketahui oleh seseorang ketika ia sedang mengalami cedera yang serius hingga menyebabkan patah tulang. Orang yang mengalami osteoporosis biasanya mengalami beberapa gejala yang mungkin tidak disadari, seperti berikut ini:

  1. Sangat rentan mengalami patah tulang meskipun hanya karena benturan yang sangat ringan.
  2. Terdapat rasa nyeri punggung yang biasanya di sebabkan oleh patah pada tulang belakang.
  3. Postur tubuh yang mulai membungkuk.
  4. Dan yang terakhir adalah berkurangnya tinggi badan.

Penyebab Osteoporosis

Penyakit Osteoporosis merupakan penyakit yang di sebabkan oleh kemampuan tubuh yang menurun dalam regenerasi tulang. Hal tersebutlah yang kemudian dapat berdampak pada berkurangnya kepadatan tulang. Adapun penurunan kemampuan tersebut biasanya akan terjadi jika seseorang sudah memasuki usia 35 tahun. Usia bisa menjadi salah satu faktor yang bisa meningkatkan resiko terkena penyakit osteoporosis. Faktor-faktor lain yang bisa meningkatkan resiko terkena osteoporosis ialah wanita yang sudah memasuki menopause, ada keluarga yang memiliki riwayat penyakit osteoporosis, kekurangan vitamin D dan juga kalsium, adanya gangguan hormonal serta penyakit tertentu seperti crohn atau malabsorbsi. Selain itu, mengonsumsi obat kortikosteroid dalam jangka waktu yang lama, kecanduan terhadap alcohol dan aktivitas merokok juga bisa meningkatkan resiko terkena penyakit osteoporosis.

Diagnosis

Seperti yang sudah di jelaskan di bagian sebelumnya bahwa penderita osteoporosis biasanya baru mengetahui ketika sudah mengalami cedera yang menyebabkan patah tulang. Adapun diagnosis osteoporosis sekaligus jenis penyakitnya biasanya dokter akan melakukan tanya jawab kepada pasien. Tanya jawab yang di lakukan ialah seputar keluhan, gejala hingga riwayat kesehatan serta obat apa saja yang sudah di minum oleh pasien.

Jika terdapat kecurigaan bahwa pasien mengalami ceedera sekaligus patah tulang, maka biasanya dokter mulai melakukan pemeriksaan fisik untuk mengetahui sudah sejauh mana tingkat keparahan cidera dan patah tulangnya. Kemudian dokter akan melakukan aktifitas rontgen atau CT scan sehingga kondisi tulang yang patah akan dapat terlihat dengan lebih jelas.

Dokter biasanya melakukan pengukuran kepadatan tulang (bone density testing) dengan menggunakan dual energy X-Ray absorptiometry (DXA) untuk memastikan apakah pasien mengalami osteoporosis serta mengetahui resiko pasien mengalami patah tulang.

Pengobatan

Untuk pengobatan penyakit osteoporosis biasanya akan di berikan tergantung pada tingkat keparahan yang terjadi. Jika seorang penderita osteoporosis sangat beresiko untuk mengalami patah tulang, maka dokter akan memberikan beberapa obat untuk meningkatkan kepadatan tulang dan pembentukan tulang pasien. Contoh obat-obatnya ialah sebagai berikut:

  1. Bifosfonat
  2. Antibodi monoclonal
  3. Terapi hormone
  4. Teriparatide
  5. Abaloparatide

Selain obat-obat di atas, pasien juga akan di minta untuk mengurangi aktifitas-aktifitas yang akan menyebabkan pasien terjatuh ataupun cedera.

Pencegahan

Osteoporosis sebenarnya merupakan jenis penyakit yang sulit di cegah. Namun, kita dapat meminimalisir resiko terkena penyakit osteoporosis. Hal-hal yang dapat kita lakukan ialah dengan tidak mengonsumsi alkohol, berhenti merokok, serta secara berkala melakukan pemeriksaan jika anda adalah seorang wanita yang sudah menopause. Selain itu, anda juga perlu melakukan olahraga secara teratur serta mengonsumsi berbagai makanan yang kaya dengan vitamin D sekaligus kalsium.

Itulah berbagai informasi tentang penyakit osteoporosis yang perlu anda ketahui. Bagi anda yang sedang mencari alat-alat kesehatan, anda bisa mencarinya di berbagai distributor alat kesehatan yang menyediakan berbagai perlengkapan kesehatan.

error: Content is protected !!
Customer Service