Pengertian
Mendengarkan Denyut Jantung Janin (DJJ) menggunakan Fetal Doppler membutuhkan teknik palpasi yang tepat serta pemahaman akustik yang baik. Hal ini penting untuk memastikan suara yang terdengar adalah detak jantung janin murni, bukan bising aliran darah ibu atau tali pusat.
Prosedur & Teknik Mendengarkan Fetal Doppler
-
Persiapan Pasien & Alat: Posisi telentang (supine) dengan sedikit fleksi lutut.
- Minta pasien mengosongkan kandung kemih (jika kehamilan di atas 16 minggu).
- Oleskan gel ultrasonik secukupnya pada permukaan probe Doppler. Gel berfungsi menghilangkan celah udara agar gelombang suara ultrasound dapat merambat optimal.
-
Menentukan Lokasi Punctum Maximum: Berdasarkan usia kehamilan dan hasil Palpasi Leopold.
- Usia 10–14 Minggu: Tempelkan probe tepat di tengah simfisis pubis (tulang kemaluan), miringkan probe sedikit ke arah bawah pelvic inlet.
- Usia >20 Minggu: Lakukan palpasi Leopold terlebih dahulu untuk menentukan bagian punggung janin. Suara DJJ paling jelas terdengar saat probe menempel pada area dada/punggung janin (punctum maximum).
-
Mengarahkan dan Menggeser Probe: Gerakan perlahan tanpa mengangkat probe.
- Tempelkan probe pada abdomen dan miringkan sudut probe secara perlahan (angling) ke berbagai arah, bukan dengan menyapu kasar seluruh permukaan perut.
- Dengarkan artikulasi suara audio yang keluar dari speaker Fetal Doppler.
-
Penghitungan Frekuensi DJJ: Hitung rentang per menit.
- Hitung detak jantung selama 1 menit penuh (atau 30 detik dikali 2) untuk menilai ritme dan keteraturannya.
Karakteristik Suara: Membedakan DJJ Murni, Tali Pusat, dan Arteri Ibu
Di dalam rahim terdapat beberapa sumber suara akustik yang dapat ditangkap oleh instrumen Doppler. Berikut adalah cara membedakannya secara klinis:
Karakteristik |
Denyut Jantung Janin (DJJ) Murni |
Bising Tali Pusat (Umbilical Souffle) |
Bising Arteri Ibu (Uterine Souffle) |
| Karakter Audio | Berbunyi seperti derap langkah kuda yang cepat (galloping horse) atau detik jam mekanis yang kencang (lub-dub… lub-dub). | Berbunyi seperti hembusan angin berirama cepat (whistling / swishing) sesuai dengan detak janin. | Berbunyi seperti desiran udara lambat yang lembut (soft blowing sound). |
| Frekuensi (Laju) | 110 – 160 bpm (sangat cepat). | 110 – 160 bpm (sama dengan DJJ karena bersumber dari pembuluh darah janin). | 60 – 100 bpm (sesuai dengan denyut nadi ibu). |
| Asal Suara | Gerakan katup dan dinding jantung janin. | Aliran darah yang melewati pembuluh darah tali pusat (fetal blood flow). | Aliran darah ibu yang melewati arteri uterina pada dinding rahim. |
Tips Praktis Memastikan Keabsahan DJJ di Lapangan
-
Metode Konfirmasi Nadi Ibu (Simultaneous Pulse Check):
Saat mendengarkan suara pada Doppler, raba nadi radialis pada pergelangan tangan ibu secara bersamaan.
-
- Jika irama suara Doppler seirama dengan ketukan nadi tangan ibu, maka suara tersebut adalah Arteri Uterina Ibu.
- Jika irama suara Doppler jauh lebih cepat (hampir 2x lipat) dari nadi tangan ibu, maka suara tersebut di pastikan Denyut Jantung Janin.
-
Menghindari Artefak Peristaltik:
Suara gerakan usus ibu terdengar seperti bunyi letupan atau gesekan air (gurgling/rumbling). Jika suara ini dominan, geser lokasi probe sedikit ke arah posisi punggung janin yang lebih padat.
Jual alat kesehatan
Bagi anda yang sedang mencari alat-alat kesehatan, anda bisa mencarinya di berbagai distributor alat kesehatan yang menyediakan berbagai perlengkapan kesehatan. Dan untuk anda yang sedang berada di daerah yogyakarta anda bisa menghubungi AGM Medica Yogyakarta. Untuk mendapatkan informasi alat kesehatan yang lebih lengkap. Karena di AGM medica Yogyakarta anda bisa berkonsultasi terlebih dahulu sebelum membeli alat yang anda inginkan. Dan terdapat juga garansi setiap pembelian alat kesehatan di AGM Medica yogyakarta. | Distributor alat kesehatan yogyakarta

