TIPS DAN CARA MENCEGAH KOLERA

Pengertian

Kolera adalah diare akibat infeksi bakteri yang bernama Vibrio cholerae. Penyakit ini dapat terjadi pada orang dewasa maupun anak-anak dan diare yang ditimbulkan dapat parah hingga menimbulkan dehidrasi. Penyakit ini biasanya menginfeksi lewat makanan atau minuman yang telah terkontaminasi. Bakteri Vibrio cholera mengeluarkan racun di usus yang memicu terjadinya diare yang disertai muntah. Jika tidak segera ditangani, Anda bisa kehilangan banyak cairan dan mengalami dehidrasi. Bahkan penyakit kolera bisa mengancam jiwa.

 

Gejala Kolera

Infeksi kolera seringkali menunjukkan gejala ringan atau tanpa gejala sama sekali, tetapi terkadang dapat menimbulkan gejala berat. Kurang lebih 1 dari 10 orang yang terinfeksi akan mengalami gejala berat yang ditandai dengan diare cair, muntah, dan kram tungkai. Pada 10 persen pasien tersebut, hilangnya cairan tubuh yang cepat dapat menyebabkan dehidrasi berat yang berujung pada syok hipovolemik (kegagalan organ-organ tubuh karena kurangnya volume cairan dalam tubuh). Jika tanpa penanganan maka kematian bisa terjadi dalam hitungan jam. Dari pertama kali tubuh terinfeksi, butuh waktu dari hitungan jam sampai 5 hari untuk menunjukkan gejala, dengan rata-rata onset gejala 2—3 hari. Gejala-gejala dehidrasi akibat kolera yang harus diperhatikan antara lain:

 

  • Mulut terasa kering
  • Merasa sangat haus
  • Tubuh terasa lesu
  • Mudah marah
  • Jantung berdebar
  • Mata tampak cekung
  • Kulit berkerut dan kering
  • Urine yang keluar hanya sedikit atau bahkan tidak ada

Anak-anak yang menderita kolera lebih mudah mengalami dehidrasi dibanding orang dewasa. Oleh karena itu, segera temui dokter jika anak Anda mengalami gejala-gejala berikut ini:

 

  • Terlihat lemas dan mengantuk.
  • Popok bayi tidak basah 3-4 jam setelah diganti
  • Diare yang tidak kunjung sembuh setelah 24 jam.
  • Pipi, perut, dan mata terlihat cekung.
  • Demam tinggi bersuhu 39 C.
  • Tinja berwarna hitam atau mengandung darah.
  • Mulut atau lidah kering.

 

Penyebab Kolera

Bakteri Vibrio cholerae adalah penyebab penyakit ini. Bakteri ini hidup di alam bebas, terutama di lingkungan perairan seperti sungai, danau, atau sumur. Sumber penyebaran utama bakteri kolera adalah air dan makanan yang terkontaminasi bakteri ini. Bakteri kolera dapat masuk bersama makanan jika makanan tersebut tidak dibersihkan dan dimasak dengan baik sebelum dimakan. Contoh jenis makanan yang dapat menjadi sarana penyebaran bakteri kolera adalah:

  • Biji-bijian seperti beras dan gandum.
  • Makanan laut seperti kerang dan ikan.
  • Sayuran dan buah-buahan.

 

Cara mencegah

Beberapa cara mencegah penyakit ini, antara lain:

  • Gunakan air kemasan atau air yang telah matang untuk mencuci peralatan makan.
  • Konsumsi minuman hanya dari air kemasan yang telah melalui proses secara kimiawi.
  • Konsumsi makanan kemasan atau yang baru masak dan masih panas.
  • Hindari makan makanan mentah atau setengah matang.
  • Cuci tangan dengan sabun.
  • Jika tidak tersedia sabun, gunakan pembersih tangan berbahan dasar alkohol.
  • Buang feses dengan cara yang tepat untuk menghindari kontaminasi sumber air dan sumber makanan.

 

Jual alat kesehatan

 

Bagi anda yang sedang mencari alat-alat kesehatan, anda bisa mencarinya di berbagai distributor alat kesehatan yang menyediakan berbagai perlengkapan kesehatan. Dan untuk anda yang sedang berada di daerah yogyakarta anda bisa menghubungi AGM Medica Yogyakarta. Untuk mendapatkan informasi alat kesehatan yang lebih lengkap. Karena di AGM medica Yogyakarta anda bisa berkonsultasi terlebih dahulu sebelum membeli alat yang anda inginkan. Dan terdapat juga garansi setiap pembelian alat kesehatan di AGM Medica yogyakarta. | Distributor alat kesehatan papua

error: Content is protected !!