4 Macam Oxygen Concentrator Sebagai Alat Bantu Pernapasan Efektif

Oxygen Concentrator

Oxygen Concentrator- Oxygen Concentrator atau konsentrator oksigen adalah salah satu alat bantu pernapasan yang banyak digunakan dalam dunia medis. Oksigen Konsentrator adalah jenis perangkat medis yang digunakan untuk mengirim oksigen ke seseorang dengan gangguan pernapasan. Seseorang yang dalam darahnya lebih rendah dari biasanya sering memerlukan mesin ini untuk menggantikan oksigen itu. Secara umum, Anda tidak dapat membeli oksigen konsentrator. Seorang dokter harus meresepkannya setelah mereka menyelesaikan evaluasi medis menyeluruh. Para dokter juga biasanya akan menunjukkan kepada pasien bagaimana menggunakan konsentrator ini secara efektif saat bepergian dan di rumah mereka.

Alat ini bekerja dengan cara mengambil udara dari lingkungan sekitar. Udara tersebut kemudian difilter agar kandungan nitrogen maupun zat lainnya terpisah, sehingga tersisa oksigen saja. Oksigen murni yang dihasilkan dari alat ini kemudian akan disalurkan dengan menggunakan selang menuju saluran pernapasan pasien. Dilengkapi dengan filter khusus dan saringan yang membantu menghilangkan Nitrogen dari udara untuk memastikan pengiriman oksigen yang dimurnikan sepenuhnya kepada pasien. Perangkat ini juga dilengkapi dengan antarmuka pengguna elektronik sehingga Anda dapat menyesuaikan tingkat konsentrasi oksigen dan pengaturan laju oksigen kemudian pasien menghirup oksigen melalui kanula hidung atau masker khusus.

Apa Kegunaan dan Alasan Memilih Oksigen Konsentrator?

Ada banyak alasan untuk memilih Oksigen Konsentrator dan dokter dapat merekomendasikan terapi oksigen kepada pasien mereka untuk berbagai kondisi medis. Biasanya, paru-paru Anda menyerap oksigen udara, mentransfernya ke aliran darah Anda. Jika Anda baru-baru ini menjalani pemeriksaan darah atau oksimetri nadi untuk menilai tingkat saturasi oksigen Anda, dan Anda ternyata memiliki kadar oksigen darah yang rendah, dokter Anda dapat merekomendasikan terapi oksigen jangka pendek atau jangka panjang.
Anda mungkin bertanya-tanya untuk apa oksigen konsentrator digunakan? Kondisi akut biasanya membutuhkan terapi oksigen jangka pendek. Kondisi ini biasanya berjalan dalam waktu singkat. Mereka mungkin tiba-tiba memiliki gejala versus kondisi kronis di mana hal-hal terjadi secara bertahap. Namun, beberapa kondisi pernapasan atau kronis memerlukan suplementasi oksigen jangka panjang.

Kondisi Akut yang Membutuhkan Oksigen Konsentrator

Beberapa contoh kondisi akut di mana Anda memerlukan penggunaan Oksigen Konsentrator untuk terapi oksigen jangka pendek adalah:

1. Asma / Sesak Napas

Kondisi ini adalah di mana saluran udara Anda menjadi meradang dan mulai memproduksi banyak lendir, yang membuatnya lebih sulit untuk bernapas. Meskipun ada sejumlah obat-obatan yang dapat mengobati dan mengendalikan asma, Oksigen Konsentrator dapat memompa oksigen tingkat tinggi ke dalam aliran darah pasien sementara mereka mengalami atau telah mengalami serangan asma.

2. Pneumonia / Radang Paru-Paru

Pneumonia adalah infeksi di mana Anda mengalami peradangan pada salah satu atau kedua kantung udara paru-paru Anda dan dalam banyak kasus, mengisinya dengan cairan. Banyak pasien pneumonia telah diresepkan terapi oksigen dan telah melihat hasil klinis yang baik.

3. Bronchopulmonary dysplasia (BPD)

Bayi baru lahir yang menderita RDS juga memiliki risiko lebih tinggi terkena BPD. Ini adalah kondisi paru-paru yang parah yang membutuhkan bantuan pernapasan jangka panjang.

 

Beberapa kondisi kronis yang membutuhkan penggunaan Oksigen Konsentrator jangka panjang adalah:

1. Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK)

Penyakit Paru Obstruktif Kronik PPOK mempengaruhi sekitar 16 juta orang, tetapi Oksigen Konsentrator dapat menjadi pengobatan yang efektif. Ketika Anda menderita COPD, Anda memiliki kerusakan paru-paru kronis yang membuat paru-paru Anda sulit untuk menyerap oksigen yang cukup. Akibatnya, Anda bisa mengalami kesulitan bernapas, dan terapi oksigen melalui konsentrator dapat membantu.

2. Fibrosis Sistik

Anda mewarisi kondisi yang mengancam jiwa ini. Ini menyebabkan kerusakan sistem pencernaan dan paru-paru. Ini adalah kondisi langka yang memengaruhi sel-sel tubuh yang bertanggung jawab untuk memproduksi lendir, keringat, dan jus pencernaan. Cairan diubah yang menghasilkan larutan lengket, lebih tebal yang menyumbat saluran, tabung, dan lorong orang yang terinfeksi.

3. Apnea Tidur

Apnea tidur / Sleep Apnea adalah gangguan tidur yang bisa serius dan menyebabkan pernapasan individu berhenti secara sporadis dan mulai selama mereka tidur. Biasanya, pengobatan untuk kondisi ini adalah tekanan udara positif terus menerus (CPAP), penurunan berat badan dan latihan fisik, meskipun beberapa orang dengan sleep apnea mungkin memerlukan terapi oksigen.

Oxygen concentrator terbagi ke dalam dua jenis, yaitu oxygen concentrator portable dan juga static. Oxygen Concentrator portable dapat dipindahkan maupun dibawa kemanapun, sedangkan oxygen concentrator static tidak dapat dipindahkan. Pemilihan konsentrator oksigen portable ataupun static tentunya harus disesuaikan dengan mobilitas serta kebutuhan pasien.

Berikut adalah jenis oxygen concentrator yang banyak digunakan di rumah sakit.

1. Oxygen Concentrator 2 Flow 5 Liter 7F-5 GEA

Pertama adalah Oxygen Concentrator 2 Flow 5 Liter 7F-5 GEA. Konsentrator oksigen jenis ini tidak hanya berfungsi untuk membantu pernapasan. Melainkan banyak fungsi lain yang dapat didapatkan dari alat ini misalnya, melancarkan peredaran darah, melancarkan dahak tenggorokan, membantu metabolisme tubuh, menghancurkan lemak, membuang toxic dalam darah, serta meningkatkan imunitas.

Konsentrator oksigen tipe ini mampu mengambil oksigen dari sekitarnya hingga 90% dengan tanpa menggunakan tabung oksigen. Selain itu, oxygen flow pada alat ini berkisar 1 sampai dengan 5 liter setiap menitnya dengan output pressure 0,04 sampai dengan 0,05 Mpa. Sedangkan input power pada alat ini adalah 600 VA.

2. Oxygen Concentrator SS 3WA Nesco

 

Konsentrator oksigen tipe SS 3WA Nesco memiliki fungsi yang sama seperti halnya konsentrator oksigen sebelumnya, termasuk juga mengaktifkan sel otak, menghilangkan rasa lelah serta tegang pada tubuh, dan meremajakan kulit. Konsentrator jenis ini mampu menghasilkan oksigen murni sebesar 95% dengan oxygen flow berkisar 0,5 hingga 3 liter setiap menitnya, serta output pressure sebesar 02 Mpa hingga 0.05 Kpa. Input power pada konsentrator oksigen jenis ini kurang lebih adalah 350 VA.

3. Oxygen Concentrator SZ 1AW Nesco

 

Oxygen Concentrator SZ 1AW Nesco memiliki fungsi yang sama dengan konsentrator oksigen sebelumnya. Yang membedakan adalah tingkat oxygen concentration, flow range, serta output pressure. Pada konsentrator oksigen jenis ini, oksigen murni yang mampu dihasilkan adalah berkisar 93% dengan flow range 1 hingga 5 liter setiap menitnya. Sedangkan output pressurenya adalah 30 Kpa hingga 70 Kpa dengan input power berkisar 330 VA.

4. Oxygen Concentrator SZ 5BW Nesco

Oxygen Concentrator SZ 1AW Nesco

Secara fungsi, konsentrator oksigen tipe ini tidak memiliki perbedaan dengan konsentrator oksigen sebelumnya. Kemampuan menghasilkan oksigennya pun sama, yaitu 93% dengan foxygen flow 1 hingga 5 liter setiap menitnya, serta output pressure 30 Kpa hingga 70 Kpa. Akan tetapi, konsentrator oksigen jenis ini memiliki input power berkisar 550 VA dan dilengkapi dengan overrunning pressure alarm.

Itulah empat jenis oxygen concentrator atau konsentrator oksigen yang banyak digunakan oleh dokter di rumah sakit. Untuk mendapatkan konsentrator oksigen dengan kualitas yang baik, sebaiknya Anda membelinya di distributor alat kesehatan terpercaya dan berpengalaman. Salah satu distributor alat kesehatan terpercaya yang juga menjual konsentrtaor oksigen dengan kualitas terbaik adalah AGM Medica. Selain kualitasnya yang tidak perlu diragukan lagi, AGM Medica juga memberikan garansi pada setiap pembelian alat kesehatan. Dengan demikian transaksi Anda akan menjadi lebih aman.

error: Content is protected !!