7 Gejala Batu Ginjal yang Harus Diwaspadai

7 Gejala Batu Ginjal yang Harus Diwaspadai

Batu ginjal merupakan endapan padat yang ada pada ginjal. Agar tidak menyebabkan penyakit ginjal lainnya, Anda perlu mengetahui gejala batu ginjal. 

Endapan yang disebut batu ginjal ini berwarna cokelat atau kekuningan. Batu ginjal ini memiliki ukuran yang kecil menyerupai biji garam. Namun, ada juga yang berukuran sebesar biji jagung. 

Munculnya batu ginjal ini disebabkan karena tingginya kandungan mineral dan garam dalam urine. Penyebab tingginya kandungan mineral dan garam tersebut yaitu karena pola makan yang tinggi protein, gula, atau garam. Faktor keturunan, obesitas, kurang minum, konsumsi vitamin atau suplemen dengan dosis tinggi juga bisa memicu timbulnya endapan pada ginjal. 

Batu ginjal ini awalnya berada di dalam ginjal. Namun, endapan ini bisa mengalir ke saluran antara ginjal dan kandung kemih yang bernama ureter. 

Jika batu ginjal berhasil mencapai kandung kemih, umumnya endapan tersebut bisa keluar dari tubuh bersama dengan urine. 

Namun, endapan ini juga bisa bersarang pada ureter. Hal tersebut bisa menghalangi aliran urine dan memicu timbulnya penyakit lainnya. 

Gejala Batu Ginjal

Tidak semua orang bisa mendeteksi gejala batu ginjal. Penyebabnya yaitu karena setiap orang memiliki ukuran batu ginjal yang berbeda. 

Umumnya, semakin besar ukuran batu ginjal, maka penderita batu ginjal juga akan semakin merasakan banyak gejala. 

Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah beberapa gejala umum yang bisa dirasakan oleh penderita batu ginjal.

1. Nyeri Pada Punggung, Pinggang, atau Perut

Gejala batu ginjal yang pertama yaitu rasa nyeri dan sakit pada beberapa bagian tubuh, terutama punggung dan pinggang.

Nyeri pada punggung ini terletak pada punggung bagian atas. Hal tersebut terjadi karena lokasi ginjal berada di sisi kanan dan kiri bawah tulang rusuk bagian belakang. 

Selain nyeri punggung, batu ginjal ini juga bisa menyebabkan nyeri pada pinggang. Nyeri ini juga bisa merambat ke bagian tubuh lainnya seperti perut dan selangkangan. 

Nyeri akibat batu ginjal akan terasa semakin parah seiring pergerakan batu ginjal menuju ureter. Sebab, kondisi tersebut akan memicu penyumbatan dan menyebabkan tekanan pada ginjal. Rasa sakit akan bertambah berkali-kali lipat ketika ureter berkontraksi untuk mendorong batu ginjal keluar.

2. Sering Buang Air Kecil

Gejala kedua yaitu sering buang air kecil. Biasanya keinginan untuk buang air kecil ini terjadi meskipun Anda tidak banyak minum. 

Keinginan untuk buang air kecil yang terlalu sering ini menjadi pertanda jika batu ginjal mulai bergerak menuju saluran kencing.

3. Buang Air Kecil Terasa Sakit

Rasa sakit atau nyeri saat buang air kecil ini disebut disuria. Ada juga orang yang menyebutnya anyang-anyangan. Rasa sakit saat buang air kecil yang dibarengi dengan rasa panas ini merupakan salah satu gejala batu ginjal. 

Disuria yang disebabkan karena batu ginjal terjadi karena batu dapat mengalir hingga saluran kencing. Batu tersebut akan ikut keluar ketika penderita buang air kecil sehingga bisa menimbulkan rasa sakit.

4. Urine Berbusa, Keruh, dan Berbau

Anda juga bisa mengenali penyakit batu ginjal dari warna atau bau urine. 

Penderita batu ginjal biasanya memiliki urine yang berbusa dan keruh. Penyebabnya adalah karena terdapat infeksi saluran kemih akibat serpihan batu ginjal.

Selain berbusa dan keruh, urine penderita batu ginjal juga bau. Penyebab urine yang bau ini yaitu karena adanya bakteri pada saluran kencing yang terinfeksi dan adanya perubahan konsentrasi pada urine sehingga mengandung lebih banyak mineral.

5. Ada Darah Pada Urine

Adanya darah pada urine juga bisa menjadi tanda jika Anda memiliki batu ginjal. Kondisi ketika urine mengandung sel darah merah disebut dengan hematuria. 

Darah yang terdapat pada urine ini bisa berwarna merah, merah muda, atau cokelat. Kencing berdarah ini bisa terjadi karena adanya luka yang disebabkan oleh batu ginjal ketika melewati saluran kencing atau ureter.

6. Kencing Sedikit

Gejala penyakit batu ginjal selanjutnya yaitu kencing yang sedikit. Biasanya, kondisi ini ditandai dengan keinginan buang air kecil yang sering tetapi hanya sedikit urine yang bisa dikeluarkan. 

Hal tersebut terjadi karena adanya batu ginjal yang tersangkut di ureter sehingga terjadilah penyumbatan. Penyumbatan inilah yang menyebabkan buang air kecil menjadi tidak lancar dan hanya bisa keluar sedikit. 

Ketika urine tidak bisa keluar sama sekali, itu artinya penyakit batu ginjal sudah berada di tahap parah sehingga membutuhkan pertolongan medis.

7. Mual dan Muntah

Gejala penyakit batu ginjal yang terakhir yaitu mual dan muntah. 

Ukuran batu ginjal yang semakin membesar bisa memicu saraf yang ada di saluran pencernaan dan akan memberikan dampak pada isi perut. Ditambah rasa nyeri hebat yang dialami tubuh, membuat keinginan mual dan memuntahkan isi perut menjadi tidak tertahankan. 

Penutup

Demikian penjelasan mengenai beberapa gejala penyakit batu ginjal. Selain berdampak pada urine dan buang air kecil, batu ginjal juga bisa menyebabkan nyeri hebat hingga menyebabkan mual dan muntah.

—

Sumber Foto : Photo by Kindel Media

Distributor alat kesehatan

error: Content is protected !!
Customer Service