Kondisi Underweight, Ini Strategi Sehat Menambah Berat Badan untuk Kamu

sembelit penyebab perut buncit

Pengertian underweight

Underweight | Saat kekurangan berat badan, lalu ingin menambahnya, maka perlu di lakukan dengan benar dan tidak semudah bayangannya.

Mengonsumsi soda, donat, dan makanan cepat saji lainnya dapat membantu Anda menambah berat badan pada awalnya.

Sayangnya metode seperti yang di atas, dapat meningkatkan resiko penyakit jantung, diabetes, dan kanker.

Cara menaikkan berat badan bisa di lakukan dengan cara yang lebih sehat. Menambahkan jumlah massa otot dan lemak, tetap membutuhkan nutrisi yang seimbang. | underweight

Menaikkan Berat Badan Secara Sehat

Menaikkan berat badan bukan berarti terus-terusan makan secara berlebih tanpa ada takarannya. Ujung-ujungnya justru akan membawa penyakit, seperti diabetes tipe 2 dan masalah kesehatan lainnya.

Menambah berat badan lebih sehat dan ideal, lebih baik Anda fokuskan mengonsumsi makanan padat nutrisi dan menjalani gaya hidup sehat secara keseluruhan. | underweight

Diantarnya seperti olahraga, tidur yang cukup, dan mengurangi stress. Semua hal ini tentu berkaitan juga dengan mengubah pola hidup yang lebih sehat dalam jangkau waktu panjang.

74% orang dewasa di Amerika mengalami obesitas, namun banyak juga penduduk mengalami masalah kekurangan berat badan.

Beberapa individu bisa kekurangan berat badan karena faktor genetik atau metabolisme cepat. Sayangnya, beberapa orang justru sebaliknya, memiliki genetik dengan metabolisme lebih lambat.

Menambah berat badan, lebih baik lebih di fokuskan kepada penambahan otot. Penambahan otot bisa di wujudkan dengan latihan angkat beban secara rutin. | underweight

Resiko Kesehatan Kondisi Underweight

Memilki tubuh kurus, di definisikan sebagai memiliki Indeks Massa Tubuh (BMI) di bawah 18,5. Di perkirakan kurang dari massa tubuh yang di butuhkan untuk mempertahankan berat badan ideal.

Selain lemak dan gula, penting juga untuk mempertimbangkan otot sebagai bagian dari massa tubuh.

Beberapa orang secara alami sangat kurus, tetapi tetap sehat. Beberapa juga mengalami kurus, namun menimbulkan penyakit.

Satu studi menemukan, individu yang kurus secara klinis memiliki risiko kematian hampir dua kali lipat di bandingkan dengan individu yang obesitas.

Kekurangan berat badan (underweight) mungkin lebih buruk bagi kesehatan Anda daripada obesitas.

Pada penelitian lain, menemukan hasil kesehatan yang di laporkan sendiri turun secara signifikan pada individu dengan berat badan rendah setelah usia 38 tahun.

BMI akan lebih rendah, di sertai dengan peningkatan risiko kesehatan.

Kekurangan berat badan dapat merusak fungsi kekebalan Anda, meningkatkan risiko infeksi, menyebabkan osteoporosis dan patah tulang dan menyebabkan masalah kesuburan.

Terlebih lagi, orang yang kekurangan berat badan jauh lebih mungkin terkena sarcopenia (penghilangan otot terkait usia) dan mungkin berisiko lebih besar terkena demensia. | underweight

Penyebab Kondisi Underweight

Ada beberapa kondisi medis yang dapat menyebabkan penurunan berat badan yang tidak sehat, antara lain:

Gangguan makan: Ini termasuk anoreksia nervosa, gangguan kesehatan mental yang serius (20).

Masalah tiroid: Memiliki tiroid yang terlalu aktif (hipertiroidisme) dapat meningkatkan metabolisme dan menyebabkan penurunan berat badan tidak sehat.

Penyakit celiac: Bentuk intoleransi gluten parah. Secara keseluruhan, kejadian penyakit celiac telah meningkat sepanjang abad ke-20 dan ke-21.

Diabetes: Memiliki diabetes yang tidak terkontrol, terutama diabetes tipe 1, dapat menyebabkan penurunan berat badan yang parah.

Kanker: Kanker dapat menyebabkan tubuh berada dalam keadaan hiperkatabolik, menyebabkan peningkatan energi yang digunakan.

Kanker dapat menyebabkan seseorang kehilangan banyak berat badan, tetapi tingkat keparahan dan penurunan berat badan dapat bergantung pada jenis kanker dan usia orang tersebut.

Infeksi: Infeksi tertentu dapat menyebabkan seseorang menjadi sangat kurus, mencakup penyakit parasit, TBC, dan infeksi HIV.

Strategi Sehat Menambah Berat Badan

Apa pun alasan Anda ingin menambah berat badan, ada berbagai strategi yang dapat Anda gunakan untuk menambah berat badan.

Di bawah ini, kami telah menguraikan beberapa cara berbeda untuk membantu Anda menambah berat badan.

1. Meningkatkan Kalori

Hal terpenting yang dapat Anda lakukan untuk menambah berat badan adalah menciptakan surplus kalori, artinya mengonsumsi lebih banyak kalori daripada yang dibutuhkan tubuh.

Jika Anda ingin menambah berat badan secara perlahan dan pasti, targetkan 300-500 kalori lebih banyak daripada yang Anda bakar setiap hari.

Jika Anda ingin menambah berat badan dengan cepat, targetkan sekitar 700-1.000 kalori di atas penggunaan kalori.

Kebutuhan setiap orang sudah pasti bervariasi tergantung dari masing-masing aktivitasnya.

2. Meningkatkan Asupan Protein

Konsumsi protein berkualitas tinggi yang cukup dari produk hewani sangat penting untuk pertumbuhan, perkembangan, dan kesehatan manusia secara optimal.

Sebuah studi tahun 2020 terhadap 23 orang menunjukkan bahwa peningkatan protein akan meningkatkan massa otot tanpa lemak.

Asupan Protein orang dewasa yang Direkomendasikan adalah antara 1,0 hingga 1,6 gram protein per kilogram berat badan per hari.

Makanan berprotein tinggi antara lain daging, ikan, telur, banyak produk susu, kacang-kacangan, kacang-kacangan, dan lain-lain.

Suplemen protein seperti protein whey juga dapat bermanfaat karena sulit bagi Anda untuk mendapatkan cukup protein dalam makanan Anda.

Kesimpulan

Orang-orang banyak mengambil kesimpulan, bahwa kondisi tubuh kurus artinya berat badan ideal dan sehat.

Sayangnya faktanya tidak semudah itu. Kondisi tubuh kurus yang berlebihan (underweight) juga dapat menimbulkan penyakit.

Perubahan pola makan diet yang lebih sehat, asupan protein tinggi, dan latihan angkat beban bisa menjadi solusi untuk menambah berat badan secara sehat. | underweight

Distributor alat kesehatan yogyakarta

Penulis: Pramitha Chandra

error: Content is protected !!
Customer Service